Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 09 Sep 2019 14:21 WIB

Esemka Dituding Jiplak China, Luhut: Yang Penting Pabriknya di RI

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: Lamhot Aritonang Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Pabrik mobil Esemka baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu. Usai diresmikan komentar tidak negatif pun datang, mobil Esemka dituduh hanya menjiplak mobil China, komponenya pun impor dari sana.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan pun ikut menanggapi hal itu. Dia kesal mobil Esemka dituding menjiplak mobil China.

"Kenapa sih kita senang cari yang anu, mau datang dari bulan, dari mana, itu yang penting kan ada di sini (Indonesia) dia pabriknya," kata Luhut usai rapat dengan Dewan Banggar DPR, Jakarta, Senin (9/9/2019).

Luhut mengaku geram dengan komentar-komentar negatif yang beredar. Menurut Luhut, seharusnya semua orang bangga anak bangsa bisa memproduksi mobil sendiri.


"Kan sudah jadi ada pabriknya semua pekerjanya juga orang Indonesia kan bagus. Kita ini kayak kurang kerjaan aja yang ngomong-ngomong itu, kurang kerjaan," tegas Luhut.

Terlebih lagi mobil yang diproduksi Esemka merupakan mobil murah. Artinya, mobil ini bisa dijangkau rakyat kecil menurut Luhut.

"Yang diproduksi di situ juga mobil-mobil murah dipakai rakyat biasa," ungkap Luhut.

Sebelumnya, pabrik mobil Esemka seluas 12 hektare di Boyolali, Jawa Tengah baru saja dibuka dan mulai memproduksi mobil. Pabrik ini pun diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Jumat yang lalu.



Esemka Dituding Jiplak China, Luhut: Yang Penting Pabriknya di RI


Simak Video "Luhut Minta Jokowi Setop Impor Garam 2021"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com