ADVERTISEMENT
Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 06 Nov 2019 12:55 WIB

Jokowi: Persulit Barang Impor!

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Edi Wahyono Foto: Edi Wahyono
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi ultimatum keras pada jajarannya untuk mempersulit masuknya barang impor. Barang impor yang dimaksud terutama adalah barang-barang sederhana yang sebenarnya bisa diproduksi di dalam negeri.

Ia pun meminta Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk menyeleksi barang-barang impor. Bila produk serupa bisa diproduksi dalam negeri, maka barang impor harus dihilangkan dari daftar pengadaan barang.

"Saya minta Kepala LKPP memprioritaskan produk dengan komponen lokal yang sangat tinggi agar didahulukan. Persulit barang impor!" Presiden Joko Widodo
"Saya minta Kepala LKPP memprioritaskan produk dengan komponen lokal yang sangat tinggi agar didahulukan. Persulit barang impor!" tegas Jokowi dalam acara Indonesia Banking Expo 2019 di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (6/11/2019).


"Kalau yang impor langsung stabilo merah saja. Enggak usah!" tegas dia lagi.

Menurut Jokowi, bila barang impor tak dikendalikan, maka selamanya Indonesia akan tergantung pada produk-produk dari negara lain. Hal itu, lanjut Jokowi hanya akan menguntungkan negara-negara pemilik barang tersebut.

"Impar impor senangnya kita. setoplah. Ini duit APBN, APBD. Prioritaskan benar bahwa harga murah bukan patokan utama. Murah kalau diperoleh dengan cara impor saya lebih senang kalau kita beli barang lokal meski harganya sedikit lebih mahal. Fasilitasi barang-barang yang produk dalam negeri betul2 secepatnya bisa masuk e-katalog. Usaha kecil menengah segera masuk e-katalog," pinta Jokowi.



Simak Video "Prabowo Bicara Strategi Tingkatkan Ekonomi Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com