Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 10 Nov 2019 13:03 WIB

Perusahaan Pengendali Hama Asal Inggris Lebarkan Sayap ke RI

Zulfi Suhendra - detikFinance
Ilustrasi hama Foto: Hakim Ghani Ilustrasi hama Foto: Hakim Ghani
Jakarta - Perusahaan pengendali hama asal Inggris, Rentokil mencaplok perusahaan Indonesia PT Agricon Putra Citra Optima (APCO). Langkah ini dinilai bisa mendongkrak daya saing perusahaan pengendalian hama di Indonesia.

"Pemain besar di bisnis ini berani menerapkan strategi bisnis dengan pengalihan asset atau akuisisi untuk memperbesar bisnis mereka di Indonesia. Dengan langkah seperti itu, kami memandang ada nilai positif bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan kompetensi, kapasitas dan daya saingnya," ungkap Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia, Boyke Arie Pahlevi dalam keterangannya, Minggu (10/11/2019)

Menurutnya, hal yang sama bisa dilakukan oleh perusahaan-perusahaan lokal untuk bertahan memenangkan pasar.

"Bisnis pengendalian hama di Indonesia cukup menjanjikan karena memang pasarnya juga besar, terbukti ada beberapa perusahaan lokal kita diakuisisi pemain besar asing. Sebenarnya diantara pemain lokal pun bisa melakukan hal yang sama, dengan strategi bisnis seperti afiliasi, joint operation, merger, Go Public atau mengembangkan bisnis sendiri untuk memperbesar dan memperkuat bisnis mereka." terang Boyke.


Menurutnya, akuisisi atau pengalihan asset pemain besar asing semakin meramaikan persaingan bisnis pengendalian hama tanah air. Sehingga, pemain lokal diharapkan dapat lebih siap dan kreatif dalam menentukan strategi bisnis, seperti fokus pada pengembangan bisnis dengan membenahi, memperbaiki dan memperkuat sistem manajemen, penguatan sumber daya manusia dan serta menerapkan inovasi teknologi agar lebih berdaya saing.

Sementara itu, Presiden Agricon Group, indusk usaha PT APCO Mengargi mengatakan, langkah ini sejalan dengan misi perusahaan.

Seperti diketahui, sebelumnya Rentokil juga melebarkan sayap bisnisnya di Indonesia dengan pengambilalihan asset dan bisnis PT. Aaardwolf Pestcare Indonesia dan Divisi Hygiene dari PT Pink Service Indonesia (Habitat).

"Akuisisi ini memperkuat komitmen layanan dan kepedulian kami pada pelanggan. Di Rentokil kami memiliki inovasi, teknologi dan proses bisnis yang dapat kami gabungkan dengan keinginan APCO untuk memberikan layanan terbaik sehingga mengoptimalkan perlindungan dan keselamatan publik," ungkap Heri Susanto, Managing Director Rentokil Indonesia dan Sri Lanka.


Dia mengatakan, secara bersama-sama pihaknya ingin memberikan standar tertinggi dalam layanan pengendalian hama terpadu serta memperkuat komitmen layanan dan kepedulian terhadap masyarakat. Rentokil, lanjut dia, memiliki rangkaian inovasi dalam menghadapi perubahan teknologi di era digital untuk memberikan layanan dengan tidak mengesampingkan tanggung jawab sosial.

Menurut Heri, meningkatnya kesadaran dan harapan di bidang kesehatan dan keselamatan di antara pemangku bisnis dan konsumen di Indonesia menyebabkan meningkatknya permintaan terhadap pengendalian hama yang berkualitas.

"Kita memanfaatkan sistem digitalisasi, IooT (Internet of Things) dan solusi ramah lingkungan untuk mengendalikan masalah hama umum seperti hewan pengerat, nyamuk dan rayap yang menjadi garis depan layanan Rentokil," pungkasnya.



Simak Video "Tikus Merebak, Petani dan TNI di Tulungagung Gelar Gropyokan"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/das)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com