Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 26 Nov 2019 14:58 WIB

14.000 Bus Listrik Seliweran di Jakarta 2030

Anisa Indraini - detikFinance
Foto: Wikha Setiawan Foto: Wikha Setiawan
Jakarta - PT TransJakarta menyatakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan pengalihan moda ke angkutan listrik. Bahkan sebelum Perpres 55 tahun 2019 sebagai payung hukum terbit, pengembangan angkutan listrik sudah dilakukan.

Presiden Direktur PT Transportasi Jakarta Agung Wicaksono menyatakan bahwa pihaknya sudah melakukan uji coba bus listrik.

"Kita setelah ada Perpres bahkan sebelum Perpres, Pak Gubernur sudah menerbitkan dulu sebuah SK lewat Dishub untuk kita lakukan uji coba bus listrik. Karena itulah tahun ini sudah ada 3 bus listrik kita uji coba," kata Agung di Opus Ballroom The Tribata Exhibition, Selasa (26/11/2019).


Untuk saat ini sendiri, Agung menyebut bahwa total armada bus yang berbasis listrik sudah mencapai sekitar 3.200-3.300 unit.

Agung melihat, trend dunia ke depan semuanya akan berbasis listrik sehingga jumlah armada bus listrik akan terus ditingkatkan. Ia menargetkan pada tahun 2030 total bus listrik akan mencapai 14.000 ribu unit.

"(Total bus listrik 2030) 14.000. Kalau dari segi road map itu seperti itu. Itu bus besar, sedang, atau medium size kayak metromini itu, sampai ke mikro yang ukuran angkot itu kombinasi semuanya," ujarnya.

Simak Video "Bus TransJakarta Ringsek Usai Tabrak Separator di Jalan S Parman"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com