Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 27 Des 2019 10:30 WIB

Maskapai Minta Kelonggaran Impor Onderdil Pesawat

Anisa Indraini - detikFinance
Foto: Syanti/detikTravel Foto: Syanti/detikTravel
Jakarta - Asosiasi maskapai Indonesia atau Indonesia National Air Carriers Association (INACA) menemui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Dalam pertemuannya, ada beberapa hal yang dibahas.

Ketua Umum INACA Denon B Prawiraatmadja mengatakan, salah satu fokus pembahasannya adalah soal larangan dan pembatasan (lartas) impor spare part pesawat.

Denon mengatakan, selama ini lartas impor spare part pesawat masih memiliki angka yang besar. Sehingga pihaknya ingin prosentase lartas impor spare part pesawat bisa diturunkan demi kelancaran industri penerbangan.

"Kami dari INACA menyampaikan kepada pak Menko bahwa harapan kami ke depan untuk kelancaran industri penerbangan ini, lartas ini bisa diturunkan presentasinya," kata Denon di Kemenko Perekononian, Jakarta Pusat, Kamis (26/12/2019).

Denon menjelaskan, dari 10.000 komponen spare part yang dibutuhkan industri penerbangan, 49% masuk dalam lartas. Sehingga angka ini diharapkan turun agar bisa memperlancar industri penerbangan.

"Selama ini Indonesia masih mempunyai pembatasan larangan ini sampai dengan 47% dari semua impor spare part yang digunakan oleh penerbangan," ujarnya.

Ia tidak menargetkan penurunan impor harus sampai angka tertentu. Namun, jika mengacu pada benchmark negara tetangga seperti Malaysia, pihaknya minta penurunan mencapai angka 17%.
Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Jasad 11 Korban Pesawat Ditembak Iran Dipulangkan ke Ukraina"
[Gambas:Video 20detik]
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com