Drone Canggih Pemburu Teroris dan Maling Ikan Buatan Bandung

Vadhia Lidyana - detikFinance
Selasa, 31 Des 2019 07:52 WIB
Foto: ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
Jakarta - Indonesia punya pesawat udara pengintai tanpa awak (drone) atau Pesawat Udara Nir Awak (PUNA) karya anak bangsa. Pesawat jenis Medium Altitude Long Endurance (MALE) tersebut mampu terbang terus menerus selama 24 jam.

Pesawat produksi PT Dirgantara Indonesia (PTDI) (Persero) ini merupakan hasil pengembangan selama empat tahun yang dilakukan bersama dengan Balitbang Kementerian Pertahanan (Kemhan) TNI, Ditjen Pothan Kemhan, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

PUNA MALE akan menjadi pengawas udara di kawasan perbatasan untuk mencegah terorisme, penyelundupan, pembajakan, serta pencurian sumber daya alam (SDA) seperti illegal logging dan illegal fishing

"Semoga seluruh tahapan pekerjaan dalam proses pengembangan PUNA MALE ini dapat berjalan dengan lancar, sebagaimana yang direncanakan dan kemudian dapat dioptimalkan fungsinya untuk kebutuhan Surveillance dan Target Acquisition yang dapat dipersenjatai, dengan Maximum Endurance 30 jam dalam perhitungan Maximum Cruising Speed 235 km/jam," ujar Direktur Utama PTDI, Elfien Goentoro dalam keterangan resminya, Senin (30/12/2019).

PUNA MALE ini diinisiasi pada tahun 2015. Setelah itu, tahap produksi diawali dengan proses perancangan yaitu kegiatan preliminary design, basic design dengan pembuatan dua kali model terowongan angin dan hasil ujinya di tahun 2016, yang dilanjutkan ke tahun 2018 di BPPT. Sedangkan, pembuatan engineering document and drawing dilakukan pada tahun 2017.

Pada tahun 2017 juga telah terbentuk perjanjian bersama berupa Konsorsium Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA MALE) dengan anggota yang terdiri dari Kementerian Pertahanan yaitu Ditjen Pothan dan Balitbang, TNI AU (Dislitbangau), ITB (FTMD), PTDI dan PT Len Industri (Persero). Di tahun 2019 Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) masuk sebagai anggota konsorsium tersebut.

Apa lagi tahap selanjutnya?
Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Komunitas Drone Indonesia, Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]