Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 27 Jan 2020 15:07 WIB

Virus Corona Ganggu Sektor Pariwisata RI?

Soraya Novika - detikFinance
Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjadi bandara terpadat di kawasan ASEAN dan pergerakan pesawat di bandara ini pun terus meningkat. Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan larangan terbang bagi maskapai RI ke dan dari Wuhan, China pada Jumat (24/1/2020) kemarin.

Hal itu dilakukan demi mencegah penyebaran virus baru coronavirus atau novel coronavirus (nCoV) yang mematikan.

Lantas bagaimana dampaknya kepada sektor pariwisata?

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio memastikan dampak kebijakan sementara itu belum banyak berpengaruh terhadap sektor pariwisata dalam negeri.

"(Wisatawan) China kan besar ya kira-kira 1 miliar lebih, Wuhan hanya salah satu saja, nggak berdampak menyeluruh," ujar Wishnutama di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (27/1/2020).

Menurutnya, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indonesia awal tahun ini masih lebih tinggi ketimbang tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 1,2 juta orang.

"So far belum ada dampak dari angka masih aman normal. Dibanding tahun lalu detilnya bulan ini masih tinggi," tambahnya.

Lebih lanjut, Wishnutama menegaskan bahwa pengawasan bakal tetap diperketat meskipun nantinya terjadi penurunan jumlah wisman dari Negeri Tirai Bambu tersebut.

"Kami akan sampaikan untuk tingkatkan kewaspadaan dan SDM-nya. Kalau ada apa-apa koordinasi ke RS terdekat atau Kemenkes. Kami concern banget memastikan kita tetap sehat," pungkasnya.



Simak Video "WHO: Status Wabah Virus Corona Darurat Internasional"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com