Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 20 Feb 2020 07:24 WIB

Impor Gula Konsumsi 200.000 Ton Jadi Nggak Sih?

Danang Sugianto - detikFinance
Gula menjadi salah satu bahan pangan pokok yang diimpor pemerintah. Impor itu dilakukan untuk menjaga pasokan harga dan pasokan menjelang Ramadhan 2020. Impor Gula Konsumsi 200.000 Ton Jadi Nggak Sih? Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Harga gula pasir konsumsi atau gula kristal putih (GKP) masih terus melambung. Untuk menormalisasikan harga, Perum Bulog mengusulkan buka keran impor.

Per kemarin harga gula berdasarkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPSN) mencapai Rp 14.600 per kilogram (kg). Lalu, berdasarkan data Info Pangan Jakarta, harga gula per hari ini Rp 13.680/kg.

Sementara, harga acuan gula di tingkat konsumen yang diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) nomor 7 tahun 2020 yakni Rp 12.500/kg.

Untuk mengantisipasi harga semakin melonjak, Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Tri Wahyudi mengusulkan agar pemerintah segera mengimpor GKP.

"Banyak pihak yang minta kalau Bulog harus punya stok (gula). Kita sampaikan itu ke rapat koordinasi (rakor) bahwa kami butuh untuk stabilisasi harga," ungkap Tri di Kantor Pusat Bulog, Jakarta, Rabu (19/2/2020).

Usulan itu dilontarkan, mengingat panen tebu untuk kebutuhan produksi gula dalam negeri akan jatuh setelah Hari Raya Idul Fitri. Sedangkan, di bulan Ramadan dan Idul Fitri dapat dipastikan kebutuhan gula konsumsi akan melonjak drastis.

"Ya panen kan setelah lebaran, panen tebu. Jadi kami mengusulkan untuk mendapat penugasan importasi gula," kata Tri.

Ia mengusulkan agar volume GKP yang diimpor sekitar 200.000 ton. Namun, ia belum mengetahui negara asal impornya dari mana karena usulan ini belum disetujui oleh pemerintah.

"Tergantung, kita kita suplai dari mana," ujar Tri.

Lalu apakah Kementerian Perdagangan setuju?

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Kemendag Impor 550 Ribu Ton Gula"
[Gambas:Video 20detik]
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com