Produksi TV di RI Anjlok Gara-gara Corona, Begini Datanya

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 11 Mar 2020 13:25 WIB
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P Roeslani
Foto: Danang Sugianto
Jakarta -

Impor barang elektronik dari China terdampak penyebaran virus corona. Indonesia paling banyak mengimpor barang elektronik dari China berupa bahan dasar televisi (TV) hingga handphone (HP).

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P Roeslani mengatakan gara-gara itu, produsen TV di Indonesia sampai ada yang mengurangi produksinya hingga 50%.

"Impor terbesar dari China elektronik, bahan dasar TV dan HP," katanya di Kompleks Istana, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2020).

Rosan mengatakan ada produsen TV yang memangkas produksinya dari 5.000 unit per hari menjadi 2.500 unit per hari. Pemangkasan produksi dilakukan karena turunnya permintaan.

"Saya tahu ada perusahaan TV yang tadinya produksinya 5.000 unit per hari jadi 2.500 unit per hari. Ini demand-nya agak menurun. Jadi pada saat demand segini, produksinya disesuaikan," ujar Rosan.

Meski demikian, kondisi perusahaan masih berjalan normal. Pihaknya berharap tak ada PHK.

"Overall perusahaan masih oke tapi antisipasi saja di tengah perlambatan ini agar tidak ada PHK. So far masih baik," tambahnya.



Simak Video "Covid RI 23 Mei: Pasien Sembuh Tambah 929, Kematian 12"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/eds)