Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 01 Apr 2020 23:00 WIB

Tangkal Corona, Pabrik Masker dan APD Diminta Genjot Produksi

Trio Hamdani - detikFinance
Pabrik APD Foto: Pabrik APD (Istimewa/dok. BKPM)
Jakarta -

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) meminta investor di Indonesia memacu produksi alat kesehatan (alkes) di tengah mewabahnya virus corona (Covid-19) di Indonesia. Masker hingga alat pelindung diri (APD) amat dibutuhkan untuk penanggulangan pandemi tersebut.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan, industri alkes bisa lapor kepada pihaknya bila mendapatkan kesulitan impor bahan baku. Dirinya memastikan masalah yang menghambat bakal diselesaikan dalam satu hari.

"Situasi tidak normal. Ada masalah. Tapi kita tidak boleh menyerah. Kuncinya di alkes. Kalau ada kendala di impor bahan baku dan sebagainya datang ke BKPM saja, satu hari selesai," kata dia dalam keterangan tertulis, Rabu (1/4/2020).

Senada hal di atas, Komite Investasi BKPM Rizal Calvary Marimbo mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah merestui Kepala BKPM untuk mengambil kebijakan-kebijakan darurat terkait percepatan perizinan bagi pengusaha yang memproduksi alat kesehatan.

"Situasinya sangat darurat. Ini menyangkut nyawa manusia. Kepala BKPM memerintahkan percepatan perizinan," jelasnya.

Berdasarkan pengecekan ke salah satu pabrik alkes, Bahlil menjamin produksi industri di dalam negeri dapat terus berjalan dan kapasitasnya bisa ditingkatkan. Pabrik yang dia kunjungi adalah PT Multi One Plus di Gunung Putri, Bogor.

"Investor lain yang memproduksi alkes juga akan kami perintahkan begitu. Kalau dia ada hambatan, bilang saja ke kita. Kita bantu secepatnya," jelas Bahlil.

Perusahaan asal Korea Selatan di atas bakal meningkatkan investasi sebesar 20 kali lipat untuk meningkatkan kapasitas produksi. Saat ini kapasitas produksi masker di perusahaan tersebut sebanyak 250 ribu pcs/hari dan akan ditingkatkan menjadi 1 juta pcs/hari. Mereka juga memproduksi APD dengan target 1 juta buah/bulan mulai bulan ini.

"PT Multi One Plus sangat mengapresiasi kerja BKPM yang cepat tanggap, memproses permohonan izin untuk kenaikan kapasitas produksi dan penambahan jenis produksi dari perusahaan kami. Hanya dalam waktu satu hari, proses perizinan sudah selesai," kata Direktur Utama PT Multi One Plus Lee Byung Bok.



Simak Video "Pemerintah: Situasi Masih Belum Normal, Buat Paradigma Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com