Corona Hantam RI, 500 Ribu Karyawan Pabrik Sepatu Dirumahkan

Hans Henricus BS Aron - detikFinance
Sabtu, 02 Mei 2020 16:00 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Sektor industri ikut merasakan imbas ngeri Corona, salah satunya pabrik sepatu. Menurut data yang disampaikan Ketua umum Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Eddy Widjanarko, ratusan ribu karyawan pabrik sepatu dirumahkan.

Sementara itu data terkini yang terkena PHK baru 2.500 karyawan PT Shyang Yao Fung, produsen sepatu Adidas, yang berlokasi Tangerang.

"Sudah dirumahkan hampir 500.000 orang, PHK baru yang di Tangerang," tutur Eddy kepada detikcom.

Karyawan pabrik sepatu yang dirumahkan tersebut tersebar di Banten, Jawa Barat dan Jawa Timur. Sedangkan jumlah karyawan pabrik sepatu di Indonesia mencapai 1 jutaan orang.

Eddy menjelaskan bagi karyawan yang dirumahkan, pihak pabrik tetap berupaya memberikan gaji dan THR. Selain pabrik-pabrik yang masih beroperasi tetap menjalankan prosedur pencegahan Corona sesuai ketentuan pemerintah.


Dia menambahkan, khusus untuk produsen sepatu Adidas di Tangerang yang PHK 2.500 karyawan, keputusan itu diambil berdasarkan beberapa alasan menurut surat pemberitahuan perusahaan yang diterima Aprisindo.

"Surat tersebut tersebut menyatakan bahwa mereka itu karena UMR terus menerus naik, dan banyak kendala sosial juga di Tangerang, banyak unjuk rasa, banyak biaya-biaya yang tidak bisa diduga, jadi mereka memutuskan PHK untuk yang Tangerang, kurang lebih 2.500 yang di-PHK," ujar Eddy kepada detikcom, Sabtu (2/5/2020).

"Semuanya, pabrik ditutup dan karyawan 2.500 itu di-PHK," sambung Eddy.

Selai itu, Eddy menambahkan, efek Corona juga mendorong perusahaan tersebut melakukan PHK.

"Karena memang Corona ini sendiri menjadi suatu kendala besar, sehingga mereka memutuskan daripada dirumahkan kan juga (biaya) besar, jadi sekalian di-PHK," lanjut Eddy.



Simak Video "Gojek Beri Paket Pesangon ke 430 Karyawan yang Kena PHK"
[Gambas:Video 20detik]
(hns/fdl)