Industri Rokok Dihantam Corona

Trio Hamdani - detikFinance
Selasa, 05 Mei 2020 04:00 WIB
Pemerintah akan menaikkan cukai rokok 23% dan harga jual eceran (HJE) 35% mulai tahun depan.
Ilustrasi/Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Kasus karyawan positif virus Corona (COVID-19) di pabrik rokok PT HM Sampoerna Tbk di Rungkut, Surabaya, Jawa Timur bikin buruh di pabrik rokok lain harap-harap cemas.

Ketua Gabungan Pabrik Rokok (Gapero) Surabaya, Sulami Bahar menjelaskan kekhawatiran tersebut dikarenakan sudah ada kasus di tempat lain, sehingga wajar bila buruh pabrik rokok khawatir.

"Ya namanya kekhawatiran itu wajar saja ya karena kan sudah ada (kasus positif Corona) yang terjadi," kata dia saat dihubungi detikcom, Senin (4/5/2020).

Namun pihaknya memastikan telah melaksanakan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah guna mencegah penyebaran virus Corona.

"Yang terpenting kan kita menerapkan protokol kesehatan. Duduknya juga nggak berdempetan, dan mengikuti aturan yang ditetapkan pemerintah khususnya yang protokol kesehatan," sebutnya.

Sejauh ini belum ada rencana menutup sementara pabrik rokok, dan hingga kini dia memastikan pabrik-pabrik rokok di asosiasi yang diketuainya tidak ditemukan kasus serupa dengan yang terjadi di pabrik rokok Sampoerna.

"Alhamdulillah nggak ada yang kena (COVID-19) ya, khususnya anggota kami, selama ini Alhamdulillah nggak ada yang kena," tambahnya.

Corona juga bikin penjualan rokok anjlok. Penjelasannya ada di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Virus Corona Diklaim Dapat Menular Lewat Udara"
[Gambas:Video 20detik]