Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 20 Mei 2020 16:05 WIB

Ribuan Pegawai Rolls Royce Kena PHK

Aulia Damayanti - detikFinance
Rolls-Royce Aerospace Ilustrasi/Foto: (Rolls Royce/CNN)
Jakarta -

Pabrik mobil dan mesin pesawat, Rolls Royce, akan memangkas 9.000 pegawainya di Inggris dari total 52.000 pegawainya secara global. Kebijakan ini dikeluarkan akibat turunnya permintaan pesanan dari berbagai maskapai.

Pemicu utamanya karena pengaruh virus Corona yang membuat berbagai maskapai mengalami penurunan permintaan penerbangan.

Pemangkasan pegawai membantu perusahaan melakukan penghematan biaya tahunan sebesar 1,3 miliar pound setara Rp 23 triliun (kurs Rp 18.100/ pound sterling) , dengan biaya restrukturisasi tunai sekitar 800 juta pound (Rp 14 triliun). Selain itu, maskapai juga memotong biaya di pabrik, properti dan area lainnya.


Rolls-Royce, yang memasok mesin untuk pesawat seperti Boeing 787 dan Airbus A350, mengatakan pemangkasan pegawai ini turut mempengaruhi bisnis penerbangan komersilnya.

Perjalanan udara telah merosot sejak Maret lalu karena pembatasan perjalanan akibat pandemi virus Corona. Hal tersebut juga mempengaruhi pendapatan Rolls Royce sebagai pabrik pembuatan mesin pesawat.



Simak Video "30 Juta Karyawan Properti Diprediksi Terancam PHK Gegara Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com