Skenario New Normal, BUMN Ini Perketat Prosedur di Area Pabrik

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 28 Mei 2020 13:14 WIB
Pupuk Indonesia
Foto: Pupuk Indonesia
Jakarta -

Sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah melakukan persiapan untuk menghadapi skenario new normal. Langkah tersebut ditempuh untuk melindungi karyawan dan menjaga operasional produksi.

PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui lima produsen pupuk entitasnya siap menerapkan pedoman new normal dengan prosedur pencegahan COVID-19. Kelima produsen pupuk dimaksud yakni PT Pupuk Kujang Cikampek, PT Pupuk Kaltim, PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, PT Iskandar Muda Aceh dan PT Petrokimia Gresik.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Aas Asikin Idat mengatakan, sejak awal Pupuk Indonesia telah mengarahkan para produsen pupuk untuk menjalankan langkah-langkah pencegahan penyebaran COVID-19 di lingkungan operasional kerja dan pabrik masing-masing perusahaan.

Langkah yang ditempuh yakni seperti, pengaturan shift di pabrik, pemeriksaan kesehatan bagi karyawan dan tamu yang memasuki area pabrik dan kantor, penyediaan APD lengkap di pabrik dan kantor, tambahan wastafel di area strategis, hingga pemberlakuan work from home untuk karyawan tertentu dan yang memiliki kondisi khusus. Serta, pembatasan kedatangan tamu dan pembatasan perjalanan dinas.

"Langkah preventif tersebut sebagai upaya nyata Pupuk Indonesia Grup melindungi seluruh karyawan dan menjamin kelangsungan operasional perusahaan demi menjaga penugasan dari pemerintah dapat berjalan lancar dan normal," katanya dalam keterangan resmi, Kamis (28/5/2020).

Khusus untuk karyawan pabrik, perusahaan turut menyediakan makanan tambahan dan vitamin guna menjaga kesehatan para personil. Pegawai pun diwajibkan segera melakukan rapid test, medical check up, vaksin pneumonia dan vaksin influenza.

Pupuk Indonesia juga telah menyiapkan berbagai protokol yang mencakup berbagai aspek bisnis perusahaan, termasuk penerapan physical distancing di ruang kerja.

"Perlahan-lahan semua aspek kegiatan akan dinormalkan kembali, termasuk jumlah karyawan yang masuk kerja, dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat dan tentunya menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah," jelas Aas.

Selain itu, Pupuk Indonesia juga telah mengoptimalkan teknologi digital di berbagai aspek bisnis, baik itu untuk kegiatan rapat, administrasi, keuangan hingga kegiatan pemasaran.

"Khusus untuk aspek produksi, kami telah mengembangkan teknologi digital fertilizer untuk memonitor segala aspek performance pabrik," tambahnya.



Simak Video " Ini Aturan New Normal bagi Karyawan"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/ara)