Pupuk Indonesia Salurkan Rp 29 M buat UMKM & Bina Lingkungan

Nurcholis Maarif - detikFinance
Kamis, 09 Jul 2020 15:42 WIB
Pupuk Indonesia
Foto: Pupuk Indonesia
Jakarta -

PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama anggota holdingnya mencatatkan total realisasi penyaluran dana program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) sampai Mei 2020 mencapai Rp 29,07 miliar. Angka tersebut terdiri dari Program Kemitraan untuk UMKM binaan sebesar Rp 17,82 miliar dan Bina Lingkungan sebesar Rp 11,24 miliar.

Dana PKBL ini disalurkan oleh enam anggota holding Pupuk Indonesia, yaitu PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kujang, PT Pupuk Kaltim, PT Pupuk Iskandar Muda dan PT Rekayasa Industri.

Kepala Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia (Persero) Wijaya Laksana mengatakan porsi dana kemitraan terbesar disalurkan ke UMKM binaan yang bergerak di sektor pertanian dan perdagangan.

Realisasi dana yang disalurkan pada sektor pertanian mencapai Rp 5,64 miliar atau setara 32% dari total penyaluran, sedangkan sektor perdagangan mencapai Rp 5,14 miliar atau setara 29%.

Lalu disusul sektor peternakan Rp 2,12 miliar (12%), sektor perkebunan Rp 1,98 miliar (11%), sektor industri Rp 1 miliar (6%), sektor perikanan Rp 932 juta (5%), sektor jasa Rp 555 juta (3%), dan Pembinaan Kemitraan Rp 425 juta (2%).

"Kami berkomitmen untuk terus mendorong UMKM berkembang dan meningkatkan kompetensi usahanya, sehingga dapat menjadi pelaku UMKM yang tangguh dan mandiri," kata Wijaya dalam keterangan tertulis, Kamis (9/7/2020).

"Tercatat, total mitra binaan Pupuk Indonesia Grup yang telah dibina sampai dengan Mei 2020 sudah mencapai 60.980 mitra UMKM, dengan penambahan mitra binaan baru di tahun 2020 sebanyak 194 mitra UMKM," imbuh Wijaya.

Sementara itu, penggunaan dana Bina Lingkungan Pupuk Indonesia Grup disalurkan dalam bentuk berbagai macam bantuan kegiatan sosial.

Misalnya bantuan bagi korban bencana alam sebesar Rp 1,6 miliar, bantuan pendidikan/pelatihan sebesar Rp 2,5 miliar, pemingkatan kesehatan Rp 1,2 miliar, sarana/prasarana umum Rp 641 juta, sarana ibadah Rp 796 juta, pelestarian alam Rp242 juta, dan program pengentasan kemiskinan sebesar Rp 4,21 miliar.

"Melalui komitmen perusahaan dalam menjalankan PKBL, kami berharap dapat berkontribusi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membantu menurunkan tingkat pengangguran, hingga mengentaskan angka kemisikinan di Indonesia," kata Wijaya.

Dijelaskannya juga, Pupuk Indonesia Grup turut aktif dalam membantu masyarakat di tengah pandemi COVID-19 melalui program Corporate Social Responsobility (CSR). Kata Wijaya, sepanjang periode 1 Maret-26 Juni 2020, Perseroan telah menyalurkan CSR sebesar Rp 52,78 miliar. Bantuan disalurkan berupa sembako, APD, masker, hand sanitizer, disinfektan, thermo gun hingga vitamin.

"Ke depan, sebagai agen pembangunan, Pupuk Indonesia Grup akan terus meningkatkan perannya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat lewat berbagai macam program dan kegiatan," pungkas Wijaya.



Simak Video "Hutama Karya Dukung Kemajuan 1200 UMKM di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/hns)