Saingan Tesla dari China Dapat Suntikan Dana Qatar Rp 4,35 T

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Minggu, 02 Agu 2020 19:00 WIB
Xpeng P7
Foto: Xpeng Motors
Jakarta -

Salah satu saingan Tesla dalam memproduksi kendaraan listrik dari China, Xpeng Motors, disebut akan mendapatkan dana segar sebesar US$ 300 juta dari investor Qatar atau sekitar Rp 4,35 triliun (dalam kurs Rp 14.500).

Melansir CNBC, Minggu (2/8/2020), Dana Kekayaan Qatar yang dikelola Otoritas Investasi Qatar disebut menjadi sumber utama pendanaan tersebut.

Meski begitu, jumlah akhir yang didapatkan Xpeng Motors mungkin lebih tinggi. Pasalnya masih ada beberapa investor lain yang akan menyuntik mereka.

Suntikan uang tunai yang diterima pabrikan mobil listrik ini merupakan bagian dari putaran pendanaan yang sama dari Aspex Coatue, Hillhouse Capital dan Sequoia Capital China. Totalnya US$ 500 juta.

Sementara itu, mereka juga baru saja mendapatkan investasi US$ 400 juta pada November dari investor yang juga memberikan dana untuk pabrikan ponsel pintar China, Xiaomi.

Xpeng Motors juga secara rahasia mengajukan IPO di AS, tetapi belum memutuskan pertukaran mana yang akan didaftar. Daftar potensial di AS datang di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika dan China yang dapat memengaruhi perusahaan asing yang terdaftar di Wall Street.

Pada bulan Mei, Senat AS mengeluarkan undang-undang yang akan meningkatkan pengawasan terhadap perusahaan China yang melakukan perdagangan di bursa Amerika yang membawa ancaman delisting bagi beberapa perusahaan asing.

China telah melahirkan sejumlah perusahaan mobil listrik berkat kebijakan yang menguntungkan untuk sektor ini, termasuk subsidi. Bulan ini, mereka memulai pengiriman sedan P7 baru, yang dipandang sebagai pesaing Model 3 produksi Tesla.

Awal tahun ini, pemerintah China meluncurkan kebijakan yang diklaim akan meningkatkan permintaan mobil listrik. Kebijakan itu berupa subsidi kendaraan energi baru dan kebijakan keringanan pajak.

Pemerintah China juga melakukan pembangunan infrastruktur pengisian daya nasional dengan investasi US$ 387 juta.



Simak Video "Mobil Listrik Anak Bangsa, Surabaya"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)