Airlangga: Produksi Masker RI 17 Juta/Tahun, Harga Juga Makin Murah

Danang Sugianto - detikFinance
Minggu, 30 Agu 2020 13:29 WIB
Apotek Kimia Farma membatasi penjualan masker sebanyak dua masker per orang. Harga per masker pun dibandrol Rp 2.000 per masker.
Foto: Soraya Nofika
Jakarta -

Pada masa awal pandemi COVID-19 melanda Indonesia, keberadaan masker sangat langka hingga membuat harganya melambung sangat tinggi. Namun kini dengan beragamnya jenis masker dan pasokan yang melimpah ruah, harga masker kembali normal.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, saat ini produksi masker nasional sudah mencapai 17 juta per tahun. Tingginya produksi itu membuat harga masker kini semakin murah.

"Produksi nasional masker saat ini sudah bisa mencapai 17 juta per tahun, sehingga demikian masker sudah tersedia dan masker harganya semakin murah," ujarnya dalam acara Kampanye Penggunaan Masker di Kawasan Stadion Utama GBK Senayan, Jakarta, Minggu (30/8/2020).

Meski pasokan masker sudah melimpah Airlangga mengingatkan masyarakat agar menggunakan masker yang memenuhi standar kesehatan. Menurutnya masker yang sudah memenuhi standar saat ini juga sudah terbilang murah.

"Saat situasi seperti ini memakai masker adalah cara paling sederhana dan efektif untuk mencegah COVID-19, namun tentu kita harus memilih masker yang bisa betul-betul men-screen musuh yang tidak terlihat atau virus," ucapnya.

Gerakan Kampanye Masker Nasional ini digawangi oleh Komite PC-PEN yang diketuai Menko Airlangga Hartarto dibantu oleh Kemenko Perekonomian, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pemuda dan Olahraga, dan BNPB. Sebanyak 22.500 masker dari Kemenko Perekonomian dan 20.000 masker dari Kementerian Kesehatan dibagikan kepada masyarakat umum yang sedang beraktivitas olahraga di Kawasan GBK dan yang hadir pada acara tersebut.



Simak Video "Anies Putuskan PSBB Total, Airlangga: Pekerja Kantoran Flexible Working"
[Gambas:Video 20detik]
(das/zlf)