Inggris Kirim 100 Juta Vaksin Corona ke RI, Ini 3 Faktanya

Trio Hamdani - detikFinance
Kamis, 15 Okt 2020 18:30 WIB
Vaksin Corona
Foto: Vaksin Corona (Tim Infografis: Andhika Akbarayansyah)
Jakarta -

Indonesia akan mendapatkan pasokan vaksin virus Corona dari perusahaan farmasi asal Inggris, AstraZeneca. Sebelumnya Indonesia telah mendapat kepastian suplai vaksin dari perusahaan farmasi asal China Sinovac dan G42 asal Uni Emirat Arab (UEA).

Kepastian suplai vaksin COVID-19 dari Inggris untuk Indonesia disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dalam kunjungannya ke Inggris bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

detikcom merangkum sejumlah fakta mengenai pasokan vaksin dari AstraZeneca. Berikut selengkapnya:

1. Pasok 100 Juta Vaksin

Retno memastikan perusahaan tersebut telah bersedia menyediakan 100 juta vaksin untuk Indonesia.

"Pertemuan dengan jajaran pimpinan AstraZeneca telah berjalan dengan baik. Indonesia telah menyampaikan permintaan penyediaan vaksin sebesar 100 juta," kata Retno dalam konferensi virtual, Rabu (14/10/2020).

2. Tersedia Mulai Tahun Depan

Retno mengatakan vaksin tersebut baru akan tersedia 2021. Pengiriman akan dilakukan bertahap dan diharapkan bisa dikirim mulai semester I tahun depan.

"Pihak AstraZeneca menyambut baik permintaan tersebut. Pengiriman pertama diharapkan dapat dilakukan pada semester pertama tahun 2021 dan akan dilakukan secara bertahap," jelasnya.

3. Siap Kolaborasi Jangka Panjang

Retno menjelaskan bahwa vaksin AstraZeneca merupakan salah satu kandidat vaksin yang tercatat oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memasuki tahap uji klinis ketiga. Selain vaksin, AstraZeneca juga disebut siap membangun kerja sama jangka panjang termasuk kolaborasi dengan Indonesia.

"AstraZeneca juga sangat tertarik untuk membangun kerja sama dan kolaborasi strategis jangka panjang dengan Indonesia," tuturnya.

(toy/dna)