Dorong Minat Milenial, Petrokimia Gresik Gelar Jambore Petani Muda

Inkana Putri - detikFinance
Rabu, 11 Nov 2020 17:37 WIB
Petrokimia Gresik
Foto: Petrokimia Gresik
Jakarta -

Petrokimia Gresik kembali memperlihatkan konsistensinya dalam mendukung regenerasi petani Indonesia melalui Virtual Gathering Jambore Petani Muda (JPM) ke-4 bertema 'Memanfaatkan Peluang Bisnis Pertanian Pasca New Normal dengan Prinsip Sustainable Agriculture dan High Social Impact'.

Adapun program yang diikuti lebih dari 1.000 peserta ini bertujuan mendorong generasi milenial agar dapat memanfaatkan peluang menjadi ladang bisnis di sektor pertanian, yang berorientasi profit dan berdampak bagi lingkungan sekitar.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menyatakan JPM merupakan salah satu bentuk komitmen Petrokimia Gresik dalam pembangunan pertanian di Indonesia sekaligus menegaskan arah kebijakan perusahaan yang berorientasi kepada petani dan pertanian masa depan.

"Pertanian telah terbukti menjadi sektor yang tetap tumbuh positif di tengah banyaknya sektor lain yang mengalami perlambatan di masa pandemi. Semakin banyak peluang bisnis yang bisa dimanfaatkan generasi muda, tentu hal ini akan membantu memperbaiki perekonomian Indonesia," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (11/11/2020).

Hal tersebut ia sampaikan dalam Airtual Gathering JPM yang digelar Selasa (10/11). Melalui kegiatan ini, Dwi yakin generasi milenial akan membawa perubahan pada sektor pertanian masa depan.

Hal ini ditandai dengan munculnya para petani muda sukses pada JPM antara lain Juwita Juju (Pelopor Petani Buah Ciplukan), Shofyan Adi Cahya (Petani Muda dari Merbabu), Gerut Lazuardi (Penggiat Kopi Sumatera Selatan), Nur Agis Aulia (Pendiri Komunitas Banten Bangun Desa), Andro Tunggul (Petani Modern Hidroponik, Founder Fruitable Farm) dan Edy Lusi (Penggagas Kampung Buah Naga Banyuwangi).

"Kami sangat bangga dapat mendukung dan memfasilitasi gerakan petani muda yang akan mengubah masa depan pertanian Indonesia. Semangat inilah yang harus terus kita dorong," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Petrokimia Gresik juga mengukuhkan Komunitas SahabatPetani.ID, yang beranggotakan alumni Jambore Petani Muda.

Dwi berharap
melalui komunitas ini, generasi muda yang tertarik dunia pertanian dapat bergabung untuk memperoleh benefit, baik dalam bentuk pengetahuan, jaringan bisnis, atau pengembangan usaha pertanian dari sektor hulu hingga hilir.

"Ini merupakan jaringan nasional, anggota komunitas dapat saling bertukar informasi dan pengalaman, sehingga bisa saling memperkuat konsep pengembangan pertanian, yang pada akhirnya akan memperkaya penerapan kegiatan pengembangan pertanian di masyarakat," paparnya.

Sementara itu, Ketua Umum Duta Milenial Indonesia, Sandi Octa Susila menyatakan untuk menarik minat generasi milenial perlu dilakukan dengan secara nyata atau konkret, bukan hanya sekadar imbauan atau ajakan saja.

"Untuk itu kita harus menghadirkan role model yang telah berhasil, sehingga lebih mudah mengajak milenial terjun ke bidang pertanian," ujarnya.

Penghargaan Petani Inspiratif

Dalam kesempatan ini, Petrokimia Gresik juga memberikan penghargaan 'Petani Inspiratif' kepada tokoh pertanian yang memiliki kontribusi, jasa, menumbuhkan semangat dan upaya konkrit dalam memajukan bidang pertanian di Indonesia.

Penghargaan ini terbagi dalam empat kategori, yakni Petani Muda, Penyuluh Pertanian, Pengembangan Teknologi Pertanian dan Penggerak Sosial.

Adapun penghargaan ini diberikan kepada Shofyan Adi Cahya (Petani Sayur Organik di Merbabu) untuk kategori Petani Muda, Enny Risanthi (Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian Dinas Tanaman Pangan & Hortikultura Kab. Banjar. Kalimantan Selatan) untuk kategori Penyuluh Pertanian, Ipan Zulfikri (Ketua Kelompok Tani Pengangongan Desa Jenggala, Kec. Cidolog, Kab. Ciamis) untuk kategori Pengembangan Teknologi Pertanian, serta Sandi Octa Susila (Ketua Umum Duta Petani Milenial) untuk kategori Penggerak Sosial.

Dwi berharap penghargaan ini dapat memacu semangat mereka yang bergerak di sektor pertanian. Hal ini juga diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada generasi milenial untuk berkontribusi di dunia pertanian, yang tidak hanya berorientasi profit, namun bermanfaat secara sosial dengan membagikan ide-ide bisnisnya.

"Kami optimis masa depan pertanian Indonesia akan cemerlang di tangan generasi milenial, untuk itu Petrokimia Gresik berkomitmen akan terus berkontribusi dalam upaya regenerasi petani Indonesia untuk mewujudkan pertanian yang berkelanjutan," katanya.

Terkait hal ini, salah satu penerima penghargaan 'Petani Inspiratif' kategori Teknologi Pertanian, Ipan Zulfikri, menyatakan menjadi petani merupakan hal yang mengasyikkan. Apalagi dengan adanya bantuan teknologi, hal ini membuat pertanian menjadi lebih pasti dan terukur.

"Untuk itu, sebagai generasi milenial mari kita bangunkan lahan-lahan tidur dan kita ubah menjadi lahan produktif untuk kesejahteraan kita bersama," pungkasnya.

(ega/hns)