Kaleidoskop 2020

Tancap Gas! Perusahaan Raksasa Digiring Investasi ke RI

Trio Hamdani - detikFinance
Senin, 28 Des 2020 18:54 WIB
Investasi buat Milenial
Foto: Investasi buat Milenial (Tim Infografis Fuad Hasim)

2. LG

Tak lama setelah CATL, LG Chem Ltd asal Korea Selatan (Korsel) menyusul melakukan penandatanganan kontrak investasi.

"Bahwa sudah ada 2 perusahaan besar yang sudah tanda tangan kontrak dari hulu sampai hilir, satu dari China, satu dari Korea," kata Bahlil Lahadalia dalam diskusi virtual di saluran YouTube DPMPTSP Jatim, Kamis 26 November 2020.

Pembangunan dilakukan pada tahun depan dan targetnya pada 2023 nanti pabrik yang digarap Korsel dan China tersebut bisa berproduksi.

"Mulai 2021 kita sudah mulai jalan, 2023 kita produksi," sebutnya.

3. Toyota

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan produsen otomotif asal Jepang, Toyota Group bakal mengembangkan pabrik kendaraan listrik di Indonesia. Mereka akan menggelontorkan dana Rp 28,3 triliun.

"Mereka akan mulai melakukan investasi sampai 3 tahun ke depan sebesar Rp 28 triliun," kata Agus dalam konferensi pers akhir tahun 2020 secara virtual, Senin 28 Desember 2020.

Mereka, dijelaskannya akan membangun atau mengembangkan produk-produk kendaraan hybrid, plugin hybrid, dan juga full electric vehicle di Indonesia. Rencananya Toyota akan mulai produksi kendaraan listrik pada tahun 2023.

Agus menjelaskan dirinya sudah bertemu dengan pihak Toyota di Jepang mengenai komitmen mereka membangun industri kendaraan listrik di Indonesia.

4. Tesla

Produsen kendaraan listrik, Tesla Inc. bakal bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Januari 2021. Pertemuan dilakukan untuk menindaklanjuti potensi pengembangan industri baterai listrik di RI oleh perusahaan teknologi milik Elon Musk yang bermarkas di Amerika Serikat (AS).

"Tesla Akan mengirim timnya awal Januari nanti ke Indonesia untuk mem-follow up (menindaklanjuti) pembicaraan antara Bapak Presiden dengan pemilik Tesla, Elon Musk," kata Agus Gumiwang dalam konferensi pers akhir tahun 2020 secara virtual, Senin 28 Desember 2020.

Secara spesifik, Agus menjelaskan bahwa Tesla akan mempelajari lebih jauh mengenai investasi di Indonesia. Dari sisi pemerintah akan berupaya meyakinkan perusahaan tersebut untuk menggelontorkan dananya dalam pengembang industri baterai listrik di RI.

"Mereka akan mengirim timnya untuk mem-follow up untuk mempelajari lebih dalam, untuk memperdalam. Itu it's a good start (ini awal yang bagus). Nah, ini yang akan kami pergunakan betul kesempatan pertemuan dengan Tesla nanti untuk meyakini agar mereka berinvestasi di Indonesia," paparnya.

Halaman

(toy/fdl)