RI Garap Proyek 36 Garbarata buat India Rp 303 Miliar

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 29 Des 2020 22:19 WIB
PT Bukaka Teknik Utama Tbk merupakan perusahaan yang memproduksi garbarata atau jembatan naik dan turun pesawat satu-satunya di ASEAN. Pabrik ini berada di Cileungsi, Bogor.
Foto: Rengga Sancaya: Mengintip Produksi Garbarata Pesawat
Jakarta -

Perusahaan Kalla Group, PT Bukaka Teknik Utama Tbk mendapat kontrak kerja sama sekitar Rp 303 miliar dari Airports Authority of India (AAI). Hal itu terkait pengadaan 36 unit garbarata atau jembatan penumpang dari bandara ke pesawat.

Kerja sama pengadaan garbarata ini rupanya merupakan kontrak pertama dengan AAI sejak 2001. Kontrak akan berlangsung selama 365 hari dan perseroan memiliki peluang untuk mendapat tambahan 50% atau 18 unit tambahan setelah pengiriman tahap pertama.

Pengiriman tahap pertama akan dilakukan 5 bulan setelah penandatanganan kontrak. Setelah pengiriman 36 garbarata rampung, AAI akan memberikan penawaran tambahan 36 unit sehingga total pengadaan mencapai 90 unit.

"Dengan pengalaman dan kemampuan produksi, Bukaka optimis dapat menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dengan kualitas yang baik," kata manajemen Bukaka dalam keterangan tertulis yang dikutip detikcom, Selasa (29/12/2020).

Setelah produksi rampung, garbarata buatan Bukaka akan dikirim ke tujuh bandara di India yang meliputi Dehradun, Patna, Chennai, Trichy, Port Blair, Jabaipur, dan Surat. Sejauh ini, Bukaka mampu menguasai pangsa pasar garbarata di India.

Total garbarata buatan Bukaka yang digunakan di India mencapai 148 unit. Para kompetitor Bukaka antara lain Tyssenkrupp (Jerman), Adelte (Spanyol), CIMC Tianda (Tiongkok), dan ShinMaywa Jepang).

Untuk diketahui, sejak 1990 Bukaka sudah memproduksi garbarata dengan total produksi lebih dari 900 unit dan dikirim ke 15 negara. Bukaka memproduksi dua tipe garbarata, yaitu steel wall dan glass wall yang seluruhnya diproduksi menggunakan material terbaik.

(hns/hns)