Bicara Vaksin COVID, Erick Thohir Wanti-wanti Ini ke Bio Farma

Yudha Maulana - detikFinance
Kamis, 07 Jan 2021 18:49 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (berkemeja biru-tengah) kunjungi Bio Farma
Foto: Yudha Maulana/detikcom: Menteri BUMN Erick Thohir (berkemeja biru-tengah) kunjungi Bio Farma
Bandung -

Proses distribusi vaksin COVID-19 ke 34 provinsi sedang berjalan. Penyiapan infrastruktur produksi pun kini tengah gencar dilakukan pemerintah pusat melalui PT Bio Farma.

Melihat peran strategis Bio Farma dalam vaksinasi COVID-19 nasional, Menteri BUMN Erick Thohir pun memberikan pesan khusus bagi Bio Farma dalam kunjungan kerjanya ke Bandung, Rabu (7/1/2021). Apa pesannya ?

"Saya meminta tim Bio Farma solid dan memberikan totalitas untuk mendukung program vaksinasi ini. Kami berharap usaha-usaha maksimal yang dilakukan BUMN dapat mempercepat terwujudnya kesehatan pulih, ekonomi bangkit," ujar Erick.

Dalam kunjungan kerjanya ke Bandung, Erick menginstruksikan agar Bio Farma terus memperkuat kapasitas produksi vaksin, penanganan cold chain (rantai dingin) dan juga distribusi vaksin. "Harus berjalan lancar dan tanpa hambatan karena seluruh masyarakat Indonesia menaruh harapan tinggi agar program vaksinasi nasional ini berlangsung sukses," ucapnya.

Ia pun melihat pusat komando distribusi vaksin yang memanfaatkan Internet of Things (IoT), seperti barcode 2 Dimensi, GPS, sensor suhu ruangan penyimpanan vaksin di Bio Farma dan armada distribusi yang dilengkapi sistem sensor behaviour. Sistem tersebut memungkinkan untuk melacak keberadaan vaksin saat didistribusikan dari Bio Farma sampai ke fasilitas layanan kesehatan.

"Tadi yang saya jelaskan juga bahwa vial nya sendiri sudah ada barcodenya, di-box nya ada barcode-nya. di kotak besar pendingin ada barcode-nya, kita bisa melihat contoh mobil tadi pada perjalanan pulang nomor berapa, kecepatan berapa, kira-kira sampai di sini jam berapa, sopir berhenti di warung tegal juga bisa dideteksi, cuma tak bisa diketahui makannya apa," kelakar Erick.

"Ini menunjukkan Biofarma serius menjalankan tugasnya, mengirimkan vaksin ke-34 provinsi, dan terkirim dengan baik. Nah saya memohon dengan hormat kepada para pimpinan daerah, karena ini vaksinnya harus 2-8 derajat, jangan sampai ada kegagalan di penyimpanan, karena kalau tadi tidak di 2-8 derajat, vaksin yang akan dilakukan tentu kualitasnya tidak sesuai," katanya.

(yum/hns)