Mengintip Rencana Tesla Bikin 'Power Bank Raksasa' di RI

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 16 Feb 2021 10:46 WIB
CEO Tesla Elon Musk melanggar aturan lockdown dengan membuka kembali pabrik Tesla di Fremont, California, AS. Area parkir pabrik Tesla yang penuh dengan mobil baru.
Foto: AP Photo/Ben Margot
Jakarta -

Produsen mobil listrik asal Amerika Serikat (AS) Tesla Inc menyatakan minat untuk menanamkan modalnya di Tanah Air. Untuk industri ini, kabar terakhir yang berkembang Tesla lebih tertarik investasi di sektor Energy Storage System (ESS) atau sistem penyimpanan energi.

Seperti dikutip dari CNBC Indonesia, Selasa (16/2/2021), ESS sendiri bekerja seperti 'power bank' yang menyimpan listrik dengan skala besar hingga ratusan mega watt (MW) dan bisa sebagai stabilisator atau untuk pengganti pembangkit peaker (penopang beban puncak).

Hal tersebut diungkapkan Septian Hario Seto, Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi dan juga Ketua Tim Percepatan Proyek Baterai Kendaraan Listrik Agus Tjahajana Wirakusumah, kepada wartawan belum lama ini.

"Dengan Tesla, kita juga sedang dalam tahap negosiasi. Tesla baru belakangan masuk (menyatakan minat). Kita lagi pelajari dia mau masuknya ke mana. Dari pembicaraan kemarin, mereka sepertinya mau masuk ke ESS," ungkap Agus Tjahajana saat diskusi dengan media dalam webinar "EV Battery: Masa Depan Ekonomi Indonesia", Selasa (02/02/2021).

Septian pun mengatakan, ESS ini bisa dikombinasikan dengan pembangkit tenaga listrik berbasis energi baru terbarukan seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

"Mereka sampaikan pada kita bahwa mereka dari sisi permintaan dengan negara lain sudah sangat tinggi, tapi suplai ESS tidak banyak. Mau kerja sama dengan Indonesia dengan negara kepulauan potensi EBT mereka bisa kombinasikan teknologi ESS di Indonesia," jelasnya.

Unit bisnis Tesla di bidang penyimpanan energi tersebut bernama Powerwall. Mengutip situs Tesla, Powerwall merupakan baterai penyimpan energi, pendeteksi pemadaman listrik dan secara otomatis menjadi sumber energi rumah saat jaringan mati. Tidak seperti generator bensin, Powerwall membuat listrik tetap menyala tanpa perawatan, bahan bakat, dan kebisingan.

Saksikan juga 'Langkah Jokowi Pepet Investasi ke Elon Musk':

[Gambas:Video 20detik]



(acd/zlf)