Harga Kapal Selam: Buatan Eropa, Indonesia-Korea, dan Spesifikasinya

Novia Aisyah - detikFinance
Kamis, 29 Apr 2021 03:15 WIB
Ilustrasi kapal selam milik Amerika Serikat (AP)
Foto: Ilustrasi kapal selam milik Amerika Serikat (AP)
Jakarta -

Harga kapal selam bervariasi. Kapal selam buatan Eropa harganya bisa mencapai Rp 6,5 sampai Rp 7,2 triliun.

Indonesia sendiri pernah bekerjasama dengan Korea untuk membuat kapal selam. Dilansir dari CNBC, Indonesia melalui PT PAL Indonesia bekerja sama membangun kapal selam dengan Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) sejak tahun 2013.

Kapal selam pertama garapan Indonesia dan Korea Selatan adalah KRI Nagapasa-403 yang rampung dibuat pada 2017 lalu. Berikutnya yang kedua adalah kapal selam KRI Ardadedali-404 yang rampung di tahun 2018. Dan yang terakhir adalah KRI Alugoro-405.

Sebagai gambaran, biaya produksi pembuatan kapal selam Alugoro membutuhkan biaya sebesar Rp 1,5 triliun. Musabab besarnya biaya produksi, pemerintah memberikan Penyertaan Modal Negara (PMN) ke PT PAL sebagai investasi.

Biaya yang diinvestasikan oleh PMN ini dialokasikan untuk membangun Fasilitas Kapal Selam (Faskasel) mulai dari membuat, memelihara, hingga overhaul. Di Indonesia, seluruh tugas ini menjadi wewenang PT PAL Indonesia yang mempunyai kemampuan melakukan ketiga tugas tersebut.

Terkait dengan kerja sama yang dilakukan oleh Indonesia dan Korea Selatan, harga satu unit kapal selamnya saja adalah US$ 330 juta atau sekitar Rp 4,7 triliun dan ini untuk kelas Changbogo. Sehingga, total biaya dari ketiga unit kapal tersebut adalah US$ 1,08 miliar atau sekitar Rp 14,5 triliun.

Dilansir dari CNN Indonesia, dalam sebuah kesempatan serah terima kapal selam Nagapasa yang dilakukan pada tahun 2017 lalu, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi menyebutkan harga kapal selam hasil kerja sama Indonesia dengan Korea Selatan tersebut.

"Satu kapal ini kurang lebih empat setengah triliun," sebut Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Ade Supandi ketika itu.

Walau terlihat sangat fantastis, harga tersebut rupanya masih lebih murah dari kapal selam yang diproduksi barat. Kapal selam buatan barat mampu mencapai biaya hingga US$ 450-500 juta atau sekitar Rp 6,5 - 7,2 triliun.

Harga selangit ini memang tak mungkin dipandang sebelah mata. Karena itu dalam buku Nota Keuangan Beserta RAPBN 2021, pemerintah serius menyiapkan anggaran untuk mengembangkan pengadaan kapal selam Indonesia.

Pemerintah melalui PMN memberikan anggaran pada PT PAL Indonesia senilai mencapai Rp 1,3 triliun demi mengembangkan kapal selam Indonesia.

Soal biaya yang jumlahnya sangat luar biasa, hal ini sangat sejalan dengan usia satu unit kapal selam yang mampu mencapai puluhan tahun. Misalnya saja KRI Alugoro-405 yang dibangun dengan kekuatan rentang usia hingga 30 tahun lamanya.

Lalu, bagaimana dengan KRI Nanggala-402 yang dipastikan tenggelam di perairan Bali?

KRI Nanggala-402 adalah kapal selam yang dibuat di Jerman pada tahun 1977 dan mempunyai performa kecepatan jelajah hingga 21,5 knot.

Kapal selam Nanggala-402 mampu menyelam hingga kedalaman maksimal 250 meter di bawah permukaan laut selama 3 bulan. Dengan spesifikasi yang tak main-main ini, sudah dapat ditebak tentunya bahwa KRI Nanggala-402 dulunya juga dibuat dengan biaya yang tak main-main.

Itulah beberapa rincian harga kapal selam yang dimiliki oleh Indonesia. Bukan kepalang mahalnya ya, detikers!

(lus/erd)