Anak 12-15 Tahun di Singapura Dapat Vaksin Pfizer-BioNTech

Danang Sugianto - detikFinance
Selasa, 18 Mei 2021 22:40 WIB
Jakarta -

Singapura telah menyetujui penggunaan vaksin Corona Pfizer-BioNTech untuk anak-anak berusia antara 12 dan 15 tahun. Melansir CNBC, Selasa (18/5/2021), program vaksinasi di Singapura juga akan diperluas untuk masyarakat yang berusia antara 40 dan 44 tahun.

Otoritas kesehatan setempat juga akan memperpanjang interval waktu antara suntikan vaksin pertama dan kedua.

Singapore's Health Sciences Authority (HSA) juga mengizinkan penggunaan vaksin Pfizer-BioNTech untuk anak-anak yang berusia antara 12 dan 15 tahun. Sebelumnya, hanya mereka yang berusia 16 tahun ke atas yang diizinkan menerima suntikan vaksin. Sementara vaksin yang dikembangkan oleh Moderna hanya diberikan kepada individu yang berusia 18 tahun ke atas.

Komite ahli negara untuk vaksin Covid menilai keamanan, kemanjuran, dan tolerabilitas vaksin sebelum mendukung otorisasi sementara oleh HSA.

"Data menunjukkan bahwa vaksin Pfizer-BioNTech COVID-19 menunjukkan kemanjuran tinggi yang konsisten dengan yang diamati pada populasi orang dewasa," kata Kementerian Kesehatan Singapura dalam siaran pers.

"Profil keamanannya juga konsisten dengan profil keamanan yang diketahui pada populasi orang dewasa dan standar yang ditetapkan untuk vaksin terdaftar lainnya yang digunakan dalam imunisasi terhadap penyakit lain," tambahnya.

Besok juga rencananya masyarakat Singapura yang berusia 40 hingga 44 tahun akan mulai dilakukan penyuntikan vaksin. Program vaksinasi ini akan terus digulirkan yang secara progresif dilanjutkan ke kelompok yang lebih muda.

"Pasokan vaksin untuk kami terus berdatangan, tetapi tetap terbatas mengingat permintaan global yang tinggi," katanya.

Hingga 17 Mei, Singapura telah menyuntikkan lebih dari 3,4 juta dosis vaksin. Setidaknya 1,4 juta orang telah menerima dosis kedua mereka.

(das/hns)