150.000 Karyawan Ritel dan UMKM Jakarta Disuntik Vaksin Mulai Hari Ini

Soraya Novika - detikFinance
Senin, 24 Mei 2021 14:31 WIB
Sejumlah pedagang di Thamrin City menjalani vaksinasi COVID-19 hari ini. Program vaksinasi yang menarget 2000 peserta itu akan digelar selama dua hari.
Ilustrasi Vaksinasi Gotong Royong (Foto: Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Sebanyak 150 ribu karyawan ritel dan pelaku UMKM di 5 wilayah DKI Jakarta siap divaksinasi mulai hari ini, Senin (24/5/2021). Adapun 150.000 orang tadi terbagi menjadi 60.000 karyawan ritel di bawah naungan Aprindo dan 90.000 untuk masyarakat sasaran Pemerintah dan khususnya juga para pelaku UMKM dari 5 wilayah di DKI Jakarta.

"Peluncuran vaksinasi yang mulai digelar Senin 24/5/2021 pada GOR Kecamatan Grogol Petamburan Jakarta Barat ini diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, serta dihadiri oleh SKPD Pemprov DKI Jakarta, akan menyasar sekitar 150 ribu orang, sebagai target vaksin," ungkap Ketua Umum DPP Aprindo Roy N Mandey dalam keterangan resminya yang diterima detikcom, Senin (24/5/2021).

Roy berharap vaksinasi secara masif ini bisa menjadi game changer bagi dunia usaha, khususnya pula sektor ritel modern, untuk mendorong perekonomian Indonesia bangkit kembali melalui konsumsi rumah tangga, sebagai kontributor 57.6% pada pertumbuhan ekonomi (PDB) Indonesia. Sebagaimana diketahui, pandemi COVID-19 yang menyerang selama sekitar setahun lebih ini telah memberikan dampak negatif bagi pelaku usaha di berbagai sektor.

"Pekerja ritel modern adalah garda terdepan yang sangat berisiko tertular dan terdampak COVID-19, pekerja ritel butuh perlindungan kesehatan dan imunitas khususnya agar mendapatkan vaksin COVID-19 secepatnya. Karena selama ini kita lihat belum optimal serta belum menyeluruh," terangnya.

Roy mendorong, dunia usaha lainnya melakukan upaya konsisten untuk para pekerjanya agar dapat segera di vaksinasi. Tujuannya, tiada lain demi mendukung upaya pemerintah dalam penanggulangan COVID-19 dengan melakukan percepatan vaksinasi pelayanan publik, khususnya di wilayah DKI Jakarta.

Ia optimistis bila pandemi sudah berhasil ditekan dan ditanggulangi penularannya melalui pemberian vaksin secara masif sehingga terciptanya herd community maka pertumbuhan ekonomi nasional akan kembali pada track-nya dan optimal.

"Kita yakin, tahun ini akan mulai pre-recovery, pasca pemberian vaksin yang semakin masif. Apalagi bila para pekerja di sektor ritel sudah di Vaksin. Maka akan memberi dampak psikologis serta optimisme di kalangan masyarakat untuk kembali berbelanja dengan normal, tetap disiplin dan komit, seluruh masyarakat menjalankan prokes 5 M dan 3T yang berkelanjutan oleh Pemerintah," katanya.

Roy menjelaskan alasan mengikutsertakan pelaku UMKM dalam program vaksinasi ini. Menurutnya ritel dan UMKM saling memerlukan dan menguntungkan dalam banyak kesempatan. Untuk itu, tanggung jawab sosial tersebut juga didorong.

"Di masa kini kita tidak boleh egois serta mementingkan diri sendiri tetapi sinergisitas dan kolaborasi dengan saudara-saudara para pelaku UMKM kita, menjadi kata kunci untuk memajukan bangsa bagi, Indonesia Maju," jelasnya.

Simak juga video 'Vaksin COVID-19 Efektif Minimalisir Kemungkinan Tertular COVID-19':

[Gambas:Video 20detik]



(dna/dna)