Chip Langka, Persediaan Laptop Bakal Terbatas Sampai Akhir Tahun

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 28 Mei 2021 08:30 WIB
Close up photo of men using phone and laptop in the office
Foto: Getty Images/iStockphoto/Jokic
Jakarta -

Dell Technologies Inc (DELL.N) dan HP Inc (HPQ.N) melaporkan pendapatan kuartalan lebih baik dari perkiraan. Hal itu dikarenakan pelanggan terus belanja kebutuhan personal computer (PC) mereka, bahkan ketika pembatasan di berbagai dunia mulai mereda.

Hal itu membuat kedua perusahaan memperingatkan terjadi kekurangan chip komputer dan dapat mempengaruhi kemampuan mereka untuk memenuhi permintaan laptop tahun ini. Dilansir dari Reuters, Jumat (28/5/2021), saham Dell jadi turun 1%, dan saham HP turun 6%.

"Situasi pasokan komponen tetap dibatasi," kata Chief Financial Officer Dell Thomas Sweet dalam laporan pendapatannya.

HP yang menempati peringkat kedua di antara vendor PC global menurut data IDC, mengatakan kekurangan tersebut akan membatasi kemampuannya untuk memasok perangkat komputasi pribadi dan printer setidaknya hingga akhir tahun.

Meski begitu, perusahaan yang merupakan pemimpin dalam industri komputasi pribadi mengatakan bahwa mereka mengalami tren bullish di pasar secara keseluruhan. Pihaknya berharap lonjakan permintaan laptop yang dibutuhkan untuk orang bekerja dan sekolah dari jarak jauh terus berlanjut.

Menurut data awal dari firma riset IDC, pengiriman global PC tumbuh 55,2% selama kuartal pertama. Dell mengatakan pendapatan dari desktop, notebook dan tablet, naik 20% menjadi US$ 13,31 miliar.

Penjualan terkait PC HP naik 27% di kuartal yang berakhir 30 April, sementara penjualan notebook melonjak 47% dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Pendapatan Dell naik 12% menjadi US$ 24,49 miliar di kuartal pertama, melampaui estimasi US$ 23,40 miliar, menurut data Refinitiv IBES. Sementara HP membukukan pendapatan keseluruhan sebesar US$ 15,9 miliar, di atas estimasi US$ 15 miliar.

(aid/fdl)