Sektor Otomotif Pede Vaksinasi Bisa Bikin Bisnis Menggeliat

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Senin, 02 Agu 2021 19:42 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Sektor otomotif optimis dengan program vaksinasi dan pemulihan ekonomi yang terus dilakukan pemerintah akan menimbulkan gairah bisnis di industri.

Misalnya salah satu perusahaan distributor baut nasional, PT Mitra Angkasa Sejahtera (MAS) optimis kinerja perseroan bisa terus meningkat.

Direktur Utama MAS Simon Hendiawan, pada 2021, MAS membidik pertumbuhan penjualan di atas 11% dibandingkan dengan setahun sebelumnya.

"Pelaksanaan vaksinasi dan pemulihan ekonomi yang terus gencar dilakukan tentunya pemerintah mendorong kita mulai pulih dari pandemi. Kami optimistis proyeksi tahun ini mulai kembali ke normal, bahkan lebih baik dibandingkan tahun 2020," kata Simon dalam keterangannya, Senin (2/7/2021).

Dia mengungkapkan meski dihantam pandemi CCOVID-19 bisnis produk baut atau mur masih sangat potensial. Hal itu karena produk ini sangat dibutuhkan berbagai sektor, meski ukurannya kecil.

"Penerapan PPKM tidak menghentikan kegiatan bisnis mur dan baut dikarenakan termasuk kategori kritikal dan banyak terkait dengan industri, konstruksi, dan juga proyek vital nasiona," jelas dia.

Produk baut dan mur masuk dalam kategori fastener, dimana merupakan komponen penting dalam beragam industri seperti konstruksi bangunan dan manufaktur. Selain itu, diperlukan oleh sektor properti hingga infrastruktur yang dibutuhkan untuk puluhan ribu kegiatan ekonomi di Indonesia.

Simon menambahkan, produk baut dan mur merupakan industri yang unik dan kompleks. Sektor ini boleh dikatakan sebagai 'bahan pokok' bagi bidang industri manufaktur, konstruksi hingga industri gadget.

"Baut atau mur itu berfungsi untuk menyambungkan dan mengencangkan material yang cukup vital dalam kehidupan kita sehari-hari, jenisnya bermacam-macam ada sekitar 70 ribu jenis baut," papar Simon.

Bisnis baut dan mur di Indonesia ujar Simon, sangat prospektif seiring dengan pembangunan infrastruktur yang digulirkan pemerintah maupun pembangunan properti yang digerakkan sektor swasta.

"Baut dan mur digunakan dari industri A sampai Z, mau industri yang paling simpel hingga industri besar yang rumit, baut boleh dikatakan sebagai sebuah kebutuhan pokok industri," terangnya.

Menurut Simon, hingga saat ini permintaan (demand) baut di Indonesia masih lebih lebih tinggi dari pasokan. Kebutuhan baut dewasa ini sangat bisa di temui di hampir segala bidang. Dan membuat baut dan mur menjadi salah satu investasi bisnis yang sangat menjanjikan dalam menopang pembangunan infrastruktur Indonesia bahkan di seluruh dunia.

"Permintaan lebih tinggi dari pada pasokan. Itu berarti potensi bisnisnya bagus sekali. Kami saja sampai saat ini kewalahan memenuhi permintaan pasar karena tingginya kebutuhan," ujarnya.

(kil/dna)