Beli Mobil Baru Bebas Pajak Bisa Jadi Diperpanjang, Simak 4 Faktanya

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 25 Agu 2021 20:00 WIB
Kegiatan ekspor mobil terus dilakukan meski di tengah pandemi COVID-19. Pasalnya, kegiatan ekspor merupakan salah satu pemasukan devisa ke negara.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) untuk kendaraan bermotor ada peluang untuk diperpanjang. Itu bisa menjadi kabar baik bagi pelaku industri otomotif dan konsumen.

Berikut beberapa informasi terkini dirangkum detikcom:

1. Menperin Surati Sri Mulyani

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita berkirim surat kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, yakni meminta perpanjangan

"Saya sudah menandatangani surat kepada Menteri Keuangan untuk mengusulkan perpanjangan program PPnBM ditanggung pemerintah," kata Agus dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI, Rabu (25/8/2021).

2. Diskon PPnBM Dongkrak Penjualan Mobil

Program tersebut, dijelaskannya berhasil mendorong peningkatan penjualan mobil. Pada triwulan II-2021 terjadi kenaikan penjualan sebesar 758,68% dibandingkan triwulan II-2020.

"Perlu kami laporkan ini program yang sangat-sangat berhasil untuk menstimulus peningkatan penjualan mobil. Pada triwulan IIg-2021 kenaikannya nggak main-main, 758% bila dibandingkan dengan tahun lalu year on year triwulan II-2020," sebutnya.

3. Industri Pendukung Otomotif Kecipratan Untung

Dia juga menjelaskan, diskon PPnBM selain bermanfaat bagi industri otomotif juga sangat bermanfaat bagi industri-industri pendukungnya.

"Kami punya detailnya berkaitan dengan industri-industri pendukung di belakangnya. Itu banyak sekali otomotif itu industri pendukung di belakangnya, jadi Tier 1, Tier 2, Tier 3-nya, belum juga IKM (industri kecil dan menengah) yang terlibat di dalamnya, itu luar biasa sehingga industri bisa tumbuh," tambahnya.

4. Diskon 100% Berakhir Bulan Ini

Sejak 1 Maret 2021, pemerintah menerapkan kebijakan PPnBM DTP terhadap pembelian mobil baru. Program tersebut dimulai untuk mobil penumpang 1.500cc dengan kandungan lokal tertentu. Skemanya, per tiga bulan diberlakukan perubahan potongan pajak, yakni Maret-Mei diskon 100%, Juli-Agustus 50%, dan Oktober-Desember 25%.

Kemudian dengan melihat keberhasilan stimulus tersebut, pemerintah memperpanjang fasilitas PPnBM DTP 100% untuk penjualan mobil 4x2 di bawah 1500cc hingga bulan Agustus 2021.

Namun, Agus belum merincikan pihaknya mengusulkan agar diskon PPnBM kembali diperpanjang sampai kapan dan seperti apa skemanya.

(toy/zlf)