Paten! Pabrik Mobil Listrik Hyundai di RI Mulai Produksi Mei 2022

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 15 Sep 2021 12:55 WIB
Logo Hyundai
Ilustrasi/Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Hari ini telah dilakukan groundbreaking pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik di Karawang milik PT HKML Battery Indonesia, nilai investasinya US$ 1,1 miliar atau setara Rp 15,62 triliun (kurs Rp 14.200). Setahun sebelumnya sudah dilakukan pembangunan pabrik mobil listrik milik Hyundai Group di Kota Deltamas, Cikarang Pusat.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia pembangunan pabrik mobil listrik milik Hyundai itu merupakan buah dari lobi-lobi pihak Indonesia ke Busan, Korsel pada November 2019.

"Ini adalah tindak lanjut dari arahan Bapak Presiden kepada kami. Ketika kami ke Busan untuk bagaimana memfasilitasi agar terjadinya pembangunan mobil listrik. Alhamdulillah tahap pertama mobil listrik yang kita tanda tangani November 2019 mulai pembangunannya 2020. Investasinya US$ 1,5 miliar atau setara Rp 21 triliun," tuturnya disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (15/9/2021).

Bahlil pun bercerita alotnya negosiasi antara pemerintah Indonesia dengan pihak Korsel. Dia mengaku harus membuat 21 kali draf MoU dan tujuh kali bolak-balik ke Korsel sebelum akhirnya MoU itu diteken.

Upaya itu pun berbuah hasil. Pabrik mobil listrik yang dibangun oleh Hyundai di Cikarang hampir selesai. Ditargetkan paling lambat sudah bisa berproduksi pada Mei 2022.

"2022 bulan Mei paling lambat Insya Allah sudah memproduksi, jadi mobilnya sudah paten. Istilah Pak Menko (Luhut) itu patenkan barang itu," tuturnya.

Lihat juga Video: Canggih! Ini Aksi Robot Hyundai yang Dibawa ke Indonesia

[Gambas:Video 20detik]



(das/ara)