Distribusi Pupuk Dibikin Lancar Pakai Sistem Ini, Ampuh Nggak?

Tim detikcom - detikFinance
Rabu, 22 Sep 2021 18:10 WIB
Pupuk Kaltim
Foto: dok Pupuk Kaltim
Jakarta -

Untuk menjamin kelancaran distribusi pupuk digunakan sistem pengamanan melalui Distribution Planning and Control System (DPCS). DPCS merupakan aplikasi berbasis data geospasial untuk meningkatkan kontrol dan distribusi pupuk secara nyata.

PT Pupuk Kaltim juga tengah mempersiapkan sertifikasi sistem manajemen pengamanan sesuai Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2019, serta peningkatan sistem manajemen keamanan sesuai prosedur pengamanan Obvitnas yang sejalan dengan Keputusan Presiden Nomor 63 Tahun 2004 dan perundang-undangan lainnya.

"Implementasi sistem manajemen keamanan secara optimal, telah menunjukkan dampak signifikan terhadap kinerja Pupuk Kaltim secara keseluruhan, utamanya terkait operasional pabrik, efisiensi transportasi dan kelayakan manajemen rantai pasokan, serta optimalisasi proses rantai pasok yang bebas dari gangguan keamanan," kata SEVP Komersil Pupuk Kaltim Meizar Effendi dalam keterangannya, Rabu (22/9/2021).

Perusahaan juga menerapkan Sistem Manajemen Keamanan Rantai Pasokan berbasis ISO 28000:2007 / SNI ISO 28000:2009 mencakup sektor penerimaan bahan baku berupa gas alam dan bahan penolong, proses produksi menjadi Amoniak, Urea dan NPK, serta penyimpanan dan distribusi produk.

Sementara dari sisi pengamanan siber, Pupuk Kaltim secara berkala melakukan pengujian pengamanan data dan firewall didukung inovasi digital dari tim cyber Pupuk Kaltim. Termasuk perangkat yang terhubung di internal perusahaan, hanya bisa diakses oleh personel yang terdaftar dan berkepentingan melalui pembatasan dan screening device.

"Pupuk Kaltim juga membangun sistem yang dapat segera pulih saat gangguan, untuk meningkatkan ketahanan Perusahaan yang terintegrasi dengan praktik manajemen secara sistematis," terang Meizar.