Luhut Minta Perusahaan AS Investasi dan Bikin Pabrik Obat di RI

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 21 Okt 2021 18:30 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono

Sebelumnya, Luhut sudah mengatakan dia dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin akan bertemu dengan pihak perusahaan farmasi Merck, berdiskusi soal obat COVID-19 Molnupiravir. Luhut mengatakan akan berdiskusi dengan Merck untuk membuat Indonesia sebagai produsen obat COVID-19 tersebut.

"Saya saat ini bersama Menteri Kesehatan sedang berada di Amerika Serikat untuk melakukan pertemuan dengan Merck mengenai Molnupiravir. Saya dapat sampaikan bahwa kita tidak ingin hanya sekedar jadi pembeli," kata Luhut dalam konferensi pers yang disiarkan akun Youtube Sekretariat Presiden, Senin (18/10/2021).

"Kita harapkan menjadi produsen obat tersebut. Melakukan kerja sama, investasi, dan produksinya di Indonesia," lanjutnya.

Luhut bertandang ke Washington DC pada 17-19 Oktober yang lalu. Permasalahan perubahan iklim dan transisi menuju energi baru terbarukan jadi isu penting yang dibahas Luhut dengan para pejabat tinggi di AS.

Di AS, Luhut sendiri menemui berbagai pihak mulai dari Utusan Khusus Presiden AS untuk masalah iklim John Kerry, Presiden World Bank David Malpass, Penasehat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan, dan Managing Director International Monetary Fund (IMF) Kristalina Georgieva.


(hal/fdl)