PTBA & INKA Kerja Sama Kembangkan Kendaraan Tambang Berbasis Listrik

Angga Laraspati - detikFinance
Kamis, 09 Des 2021 15:55 WIB
Truk Dumper biasa dijumpai di areal pertambangan kini tak lagi mengeluarkan polusi. Hal ini terlihat di sebuah tambang wilayah Biel, Swiss mengoperasikan sebuah truk yang mampu memilikii kapasitas hingga 110 ton, namun bertenaga listrik.

Kendaraan tambang tersebut dipanggil e-Dumper dibuat oleh Kuhn Schwitz dari basis Komatsu HB 605-7.
Ilustrasi/Foto: CNN
Jakarta -

PT Bukit Asam Tbk (PTBA), anggota BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID, menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Industri Kereta Api (Persero)/INKA. Kerja sama tersebut dilakukan untuk mengembangkan kendaraan tambang berbasis listrik.

Direktur Utama PTBA Suryo Eko Hadianto mengatakan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menegaskan komitmen pemerintah Indonesia menuju net zero emission pada 2060, BUMN memiliki peluang berkontribusi optimal mewujudkan komitmen tersebut.

"Salah satunya dengan mengarahkan kendaraan operasional pertambangan untuk beralih ke listrik. Ini peluang bagi kita untuk mengembangkan, daripada harus beli atau impor. Jadi semaksimal mungkin bisa kurangi impor," ujar Suryo Eko dalam keterangan tertulis, Kamis (9/12/2021).

Ia berharap penandatanganan ini bisa segera ditindaklanjuti ke tahap berikutnya, sehingga pada akhir tahun 2022 sudah ada prototipe kendaraan yang bisa dikembangkan.

Sementara itu, Direktur Utama PT INKA (Persero) Budi Noviantoro menjelaskan kerja sama yang dilakukan didasari oleh keahlian masing-masing perusahaan.

"Kami berkolaborasi, yang dimiliki oleh INKA adalah membuat kendaraan berbasis listrik. PTBA memiliki keahlian sebagai operator tambang, ini bagaimana supaya bisa berhasil sehingga bisa kembangkan kendaraan tambang berbasis listrik," kata Budi.

PTBA saat ini memiliki serangkaian program lainnya untuk menekan emisi karbon, antara lain yaitu mengubah alat pertambangan berbahan bakar minyak menjadi berbahan bakar listrik lewat program Eco-Mechanized Mining (e-MM), Mengganti kendaraan operasional menjadi kendaraan listrik.

PTBA juga melakukan reforestasi pada lahan bekas tambang, dengan menggandeng Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk melakukan studi terkait tanaman yang mampu mereduksi emisi karbon di udara; dan mengganti bahan perusak ozon (BPO) seperti penggunaan refrigerant AC yang ramah lingkungan dan penggantian BPO-Halon 1211 pada alat pemadam api ringan (APAR).

Kepedulian terhadap isu perubahan iklim juga telah ditunjukkan dengan kerja sama strategis antara PTBA dengan lembaga internasional CDP (Carbon Disclosure Project) dalam bentuk pendampingan penyusunan Laporan CDP-Climate Change PTBA.

Sebagai informasi, Kerja sama yang dilakukan pada Selasa (7/12) lalu ini merupakan bentuk sinergi BUMN dalam mendukung pemerintah mendorong target Net Zero Emission pada 2060.

Penandatanganan nota kesepahaman MoU ini akan dilanjutkan dengan pembentukan tim dan penyusunan kajian bersama yang komprehensif sehubungan dengan pengembangan kendaraan tambang berbasis listrik ramah lingkungan.

Simak juga Video: Melihat Lebih Dekat Aktivitas Tambang Minyak di Sumur Tua Blora

[Gambas:Video 20detik]



(ncm/ara)