Industri Kecil dan Menengah Dibikin Melek Digital, Ini Caranya

Elsa Azzahra - detikFinance
Jumat, 17 Des 2021 15:04 WIB
ilustrasi startup
Ilustrasi/Foto: Internet
Jakarta -

Kementerian Perindustrian melalui program Startup4industry mengembangkan kegiatannya bersama para pelaku industri khususnya industri kecil dan menengah (IKM).

Diketahui sejak dibentuknya program Startup4industry pada tahun 2018, terdapat 723 startup yang telah bergabung dengan 73 finalis dan telah menghasilkan 49 hubungan kerja sama antara startup dengan IKM. Sejak saat itu juga melalui program ini telah berhasil menyelesaikan 35 proyek implementasi teknologi.

Startup4industry diharapkan dapat menjadi jembatan bagi para pelaku industri agar dapat mengimplementasikan teknologi dan membuktikan bahwa teknologi mampu meningkatkan daya saing IKM.

"Kunci program Startup4industry tahun 2021 adalah pada proyek implementasi teknologi, tujuannya untuk memperlihatkan dan membuktikan bahwa teknologi bisa meningkatkan daya saing IKM," kata Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Reni Yanita dalam keterangannya, Jumat (17/12/2021).

Tercatat pada tahun 2021 program Startup4industry memiliki top 20 finalis yang telah menggandeng 26 IKM dalam mengerjakan proyek implementasi berbasis teknologi.

Para finalis tersebut diukur berdasarkan capaian kemajuan yang dirasakan oleh mitra IKM untuk memperebutkan 5 startup paling berdampak positif bagi IKM.

"Hasil implementasi startup dapat dirasakan secara nyata oleh IKM dan ini yang nanti akan menjadi bukti keberhasilan untuk memotivasi IKM lain berpacu menggunakan teknologi," imbuh Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut, Dini Hanggandari.

Kelima startup terbaik tersebut yaitu Bizlook, Powertech Nano, Pandawa Tech, Lemurian (rantaipasok.id), dan Desainkita. Startup tersebut telah mengantongi penghargaan dengan total hadiah sebesar Rp 100 juta rupiah yang diserahkan langsung oleh Reni Yanita selaku Dirjen IKMA pada 2 Desember 2021.

Lebih lanjut Dini sebagai unit pembina tech startup, Direktorat IKM LMEA akan terus berupaya mengembangkan ekosistem antara startup dan industri.

"Jalan pintas bagi pelaku industri untuk bertransformasi teknologi adalah dengan menggandeng solusi dari startup, sehingga baik industri maupun startup Indonesia, keduanya akan tumbuh dan berkembang," tutup Dini.

(ara/ara)