BUMN Samakan Nama Produk Pupuk, Jadi Apa?

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 27 Des 2021 17:05 WIB
Menteri BUMN Rini Soemarno meninjau langsung Gudang Lini III Pupuk Kujang, Pupuk Indonesia Pasir Hayam yang berada di Cianjur, Jawa Barat, Jumat (8/2/2019).
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

PT Pupuk Indonesia (Persero) menyeragamkan produk retail urea dan NPK dengan nama baru, yaitu Urea Nitrea dan NPK Phonska Plus 16-16-16. Kedua nama ini diluncurkan untuk semakin memudahkan akses pelanggan terhadap produk ritel Pupuk Indonesia.

"Melalui penetapan kedua brand urea dan NPK ini, kami harap para pelanggan, khususnya petani, dapat semakin mudah memperoleh produk kami, terutama untuk produk retail dan komersil," demikian menurut Direktur Utama Pupuk Indonesia Bakir Pasaman dalam keterangannya, Senin (27/12/2021).

Saat ini terdapat sekitar 100 varian produk urea dan NPK non subsidi yang dimiliki oleh Pupuk Indonesia Grup. Oleh karena itu dibutuhkan strategi pengelolaan nama produk yang dapat menjadi acuan dalam menentukan strategi perusahaan ke depan. Langkah ini penting untuk menghasilkan produk-produk yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.

"Dan yang lebih penting, produk ini nantinya harus tersedia dan mudah didapatkan oleh masyarakat terutama yang membutuhkan pupuk non subsidi," tegas Bakir.

Penetapan kedua nama tersebut didasarkan karena Nitrea dan NPK Phonska Plus sudah cukup dikenal oleh masyarakat. Single branding ini akan memudahkan konsumen untuk mengidentifikasi produk pupuk yang saat ini masih diproduksi oleh kelima produsen pupuk dengan namanya masing-masing.

Walaupun nantinya kemasan berubah, Pupuk Indonesia menjamin bahwa kualitas produk tetap sama, bahkan ke depan dapat ditingkatkan.

"Single branding ini juga bagian dari program transformasi bisnis Pupuk Indonesia yang berkomitmen untuk lebih fokus pada pelanggan," kata Bakir.