Sah! Holding BUMN Industri Pertahanan Terbentuk, Len Industri Jadi Induk

ADVERTISEMENT

Sah! Holding BUMN Industri Pertahanan Terbentuk, Len Industri Jadi Induk

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 03 Mar 2022 08:49 WIB
Sejumlah tamu beraktivitas di dekat logo baru Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (2/7/2020). Kementerian BUMN meluncurkan logo baru pada Rabu (1/7) yang menjadi simbolisasi dari visi dan misi kementerian maupun seluruh BUMN dalam menatap era kekinian yang penuh tantangan sekaligus kesempatan. ANATAR FOTO/Aprillio Akbar/nz
Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Jakarta -

Holding BUMN Industri Pertahanan (Idhan) resmi terbentuk. Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan akta inbreng saham pemerintah antara PT Len Industri (Persero) selaku induk holding dengan empat anggota Indhan lainnya yaitu PT Dirgantara Indonesia, PT PAL Indonesia, PT Pindad, dan PT Dahana.

Penandatanganan dan penyerahan akta inbreng dari Kementerian BUMN kepada Len Industri dilakukan di Kantor Kementerian BUMN RI Jakarta, pada Rabu (2/3) lalu. Dengan demikian, Kementerian BUMN telah resmi mengalihkan saham empat Indhan kepada Len Industri.

Saat ini, Len sebagai induk holding Defend ID memiliki seluruh saham Seri B dari keempat anggota holding Defend ID. Pemerintah memiliki 1 lembar saham seri A Dwiwarna keempat perusahaan tersebut serta 100% saham Len.

"Proses Holding Industri Pertahanan tidak menyebabkan perubahan pengendalian negara terhadap anggota holding. Negara tetap memegang kontrol baik secara langsung melalui kepemilikan saham seri A Dwiwarna maupun secara tidak langsung melalui Len," terang Wakil Menteri BUMN Pahala Nugraha Mansury dalam keterangannya, Kamis (3/2/2022).

Pengalihan saham ini sebelumnya telah mendapatkan restu dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Januari lalu melalui Peraturan Pemerintah (PP) No 5 Tahun 2022 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI ke dalam modal saham PT Len
Industri (Persero).

PP juga telah dilengkapi Keputusan Menteri Keuangan (KMK) No.40/KMK.06/2022 tentang Penetapan Nilai Penyertaan Modal Negara RI ke dalam Modal Saham PT Len Industri (Persero) yang ditandatangani Menteri Keuangan Sri Mulyani pada 14 Februari lalu.

Direktur Utama Len Industri Bobby Rasyidin mengatakan, Holding BUMN Industri Pertahanan akan membawa manfaat bagi seluruh anggota holding. Terutama, peningkatan kemampuan anggota holding dalam hal finansial serta akses terhadap pendanaan. Holding juga dipercaya dapat memperluas pasar industri pertahanan ke skala regional dan internasional, termasuk meningkatkan bargaining power dalam kerja sama alih teknologi dengan mitra asing.

"Tanggal 2 Maret 2022 ini merupakan hari lahirnya Holding BUMN Industri Pertahanan dengan brand dan nama Defend ID. Terimakasih kepada Kementerian BUMN dan seluruh stakeholder BUMN Indhan yang terus mendukung proses pembentukan holding ini," ungkap Bobby.

(acd/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT