Ogah Dikaitkan dengan Rusia, Produsen Vodka Ini Ganti Nama Produk

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 07 Mar 2022 11:03 WIB
Minum 1,5 Liter Vodka Demi Uang, Pria Ini Tewas Saat Live Streaming
Foto: Daily Star UK
Jakarta -

Stolichnaya pabrikan vodka asal Rusia mengumumkan perubahan besar-besaran pada perusahaannya. Mereka melakukan penggantian merek menjadi Stoli.

Dilansir dari CNN, Senin (7/3/2022), perubahan ini diumumkan pada hari Jumat sebagai tanggapan langsung terhadap posisi keras pendirinya terhadap rezim Putin. Khususnya pada langkah Putin melakukan invasi Rusia ke Ukraina.

Vodka Stolichnaya yang terkenal dipasarkan sebagai produk Rusia sekarang akan dijual dan dipasarkan hanya dengan sebutan Stoli.

Pendiri Stoli Group adalah miliarder kelahiran Rusia Yuri Shefler. Karena dia menentang Putin, miliarder itu telah diasingkan dari Rusia sejak tahun 2000.

Minuman keras Stoli telah lama dipasarkan sebagai vodka original Rusia, namun fasilitas produksinya telah berada di Latvia sejak tahun itu. Stoli Group kini adalah unit usaha dari SPI Group yang berbasis di Luksemburg.

Awal pekan ini, Stoli Group mengumumkan hanya akan menggunakan sumber-sumber bahan baku dari Slovakia. Mereka ingin memastikan tidak ada bahan-bahan vodkanya yang bersumber dari Rusia.

Pejabat di negara bagian dari Ohio hingga New Hampshire telah meminta toko minuman keras untuk menghapus produk buatan Rusia atau merek Rusia dari rak mereka. Beberapa pemilik bar bahkan membuang vodka Stoli sebagai protes.

Namun, boikot dan protes ini sepertinya tidak akan berdampak banyak. Vodka buatan Rusia menyumbang persentase yang sangat kecil dari sekitar US$ 7 miliar dalam penjualan vodka tahunan di Amerika.

Di Amerika Serikat, hanya 1% vodka yang dikonsumsi diproduksi di Rusia. Lebih dari separuh vodka yang dikonsumsi di dalam negeri sebenarnya dibuat di AS. Hal itu sesuai dengan data dari IWSR Drinks Market Analysis.



Simak Video "Sudah 120 Ribu Warga Ukraina Mengungsi ke Polandia, Ada yang Jalan Kaki"
[Gambas:Video 20detik]
(hal/zlf)