Laptop Lokal Resmi Meluncur, Dipasarkan Mulai Kuartal II-2022

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Kamis, 24 Mar 2022 18:02 WIB
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita membuka pameran IIMS Motobike Expo 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (29/11/2019).
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Laptop lokal, yakni Chromebook 4G LTE, resmi diluncurkan hari ini di Nusa Dua, Bali, Kamis (24/3/2022). Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan hal ini menjadi salah satu upaya untuk menjalankan program substitusi impor 35% pada tahun 2022.

"Untuk mencapai program substitusi impor 35% tersebut, kunci utamanya antara lain membentuk ekosistem industri laptop melalui peningkatan demand di dalam negeri," kata Agus Gumiwang dalam keterangannya, Kamis (24/3/2022).

Ia menyebutkan, permintaan dalam negeri untuk produk laptop mencapai tiga juta unit per tahun. "Permintaan ini diprediksi terus bertambah seiring berkembangnya digitalisasi. Oleh karena itu, industri di dalam negeri perlu mengambil peluang ini," tuturnya.

Guna meningkatkan daya saing laptop lokal agar bisa bersaing dari gempuran produk impor, Kemenperin membangun kolaborasi dengan beberapa stakeholder terkait di antaranya PT. Tata Sarana Mandiri (TSM), Qualcomm, Google, PT. Sat Nusapersada dan PT. Libera Technologies Indonesia untuk membangun sebuah ekosistem yang dinamakan Indonesia Manufacturing Center Elektronika dan Telematika (IMC-ET).

"Kami memberikan apresiasi terhadap keberhasilan dari sinergi tersebut sehingga bisa memproduksi Chromebook 4G LTE pertama yang didesain dan diproduksi di Indonesia dengan komponen lokal di atas 40%" ungkapnya.

Agus berharap, IMC-ET dapat terus berkolaborasi dengan stakeholders lainnya dalam mengembangkan ekosistem laptop dalam negeri. Kemenperin juga akan secara intens akan menguatkan komunikasi dengan para pengembang chipset untuk dapat bekerja sama guna memperdalam struktur industri elektronika khususnya untuk memproduksi laptop.

"Sehingga di masa depan akan tercipta Intellectual Property (IP) milik anak-anak bangsa, yaitu IP Indonesia dan dapat digunakan bersama-sama untuk memenuhi kebutuhan laptop dalam negeri," tegasnya. Oleh karena itu, Kemenperin akan berkolaborasi dengan kementerian dan lembaga terkait serta semua pihak agar pangsa pasar produk laptop dapat didominasi hasil produksi dalam negeri.

Seperti apa laptop lokal tersebut? klik halaman berikutnya.