ADVERTISEMENT

Kapan Starlink dan Tesla Masuk Indonesia, Pak Luhut?

Aldiansyah Nurrahman - detikFinance
Rabu, 08 Jun 2022 08:05 WIB
Ketua Penyelenggara Acara Presidensi G20 Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan. (Sui Suadnyana/detikcom)
Foto: Sui Suadnyana/detikcom
Jakarta -

Pemerintah terus melakukan negosiasi dengan Elon Musk perihal investasi Starlink dan Tesla di Indonesia. Bagaimana update terbarunya?

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan perkembangan negosiasi dua perusahaan itu berbeda. Negosiasi dengan Starlink semakin mendekati kesepakatan. Sedangkan dengan Tesla masih perlu waktu lebih lama karena nilai investasi yang besar.

"Kalau tadi Starlink saya kira sudah dalam final negosiasi. Kalau Tesla masih negosiasi. Kita lihatlah, karena kan investasinya (Tesla) besar. Jadi negosiasinya (dengan Tesla) masih cukup panjang," jelasnya, usai acara peresmian fasilitas boiler biomassa Nestle, di Karawang, Selasa (7/6/2022).

Sebagai informasi, Starlink layanan internet satelit milik SpaceX terus melebarkan sayapnya. Setelah menyelesaikan uji coba beta pada akhir tahun lalu, layanan Starlink sudah tersedia di 32 negara.


Starlink merupakan layanan internet yang tersambung langsung ke satelit. Kini, ada 2.000 satelit Starlink yang mengorbit di posisi yang lebih rendah dari satelit komunikasi lain.

Sementara rencana investasi Tesla mencuat sejak Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebut perusahaan mobil listrik ini akan masuk ke Indonesia tahun ini.

"Batang akan jadi pusat kawasan Industri terbaik di Indonesia. Di sana akan ada perusahaan-perusahaan besar, seperti LG, Foxconn, Tesla pun insyaallah akan masuk ke sana dan beberapa perusahaan lain," kata Bahlil, Rabu (18/5/2022)

Simak juga 'Demi Gaet Tesla, Luhut Tawarkan Elon Musk Kawasan Industri Hijau Kaltara':

[Gambas:Video 20detik]



(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT