Susul LG dan Foxconn, Perusahaan AS Bakal Investasi di Batang

Ilyas Fadhillah - detikFinance
Rabu, 08 Jun 2022 12:20 WIB
Groundbreaking PT Rumah Keramik Indonesia oleh Menteri Investasi/BKPM Bahlil Lahadalia di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Selasa (7/6/2022).
Foto: Robby Bernardi/detikJateng
Jakarta -

Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia Amerika Serikat (AS) bakal berinvestasi di Batang. Prosesnya akan dimulai pada tahap ketiga industri baterai listrik terintegrasi KIT Batang.

"Dan yang ketiga Insya Allah, kalau memang dari Amerika ini positif masuk, tempatnya juga Insya Allah di sini (Batang)," kata Bahlil dalam Seremoni Implementasi Tahap Kedua Industri Baterai Listrik di Kawasan Industri Terpadu Batang, Rabu (8/6/2022).

Bahlil menyebut di tahap kedua sudah ada LG dan Foxconn yang berinvestasi. Tahap kedua ini memiliki luas total 1.000 hektar.

Saat ini LG sudah masuk sekitar 275 hektar untuk investasi pabrik EV baterai. Nilainya mencapai US$ 9,8 miliar atau 142 triliun.

President LG Energy Solution Lee Bang Soo menyebut proyek grand package ini merupakan proyek skala besar yang dapat mendukung produksi baterai kendaraan listrik sebesar 3,5 juta unit dan 200 gigawatt per tahun.

Menurut Bahlil, lahan yang sebelumnya adalah kebun tebu dan karet sudah laku terjual seluas 450 hektar. Ia menargetkan minimal 50% dari total 4.300 di batang akan terisi penuh tahun 2023.

Pada kesempatan yang sama Bahlil menyebut total investasi tahun 2022 adalah sebesar Rp 1.200 triliun. Dari target tersebut, pemerintah sudah mampu mencapai Rp 283 triliun di tahap pertama.

Nilai tersebut belum termasuk investasi LG sebesar Rp 142 triliun. Secara spesifik, sebaran investasinya adalah 52% di luar Jawa, dan 48% di Jawa. Singapura menjadi negara dengan total investasi terbesar saat ini.



Simak Video "Bahlil Ungkap Hasil Pertemuan dengan 12 Perusahaan AS"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)