ADVERTISEMENT

Disaksikan Jokowi, Krakatau Steel & Posco Sepakat Garap Proyek Baja Rp 52 T

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 28 Jul 2022 22:41 WIB
Jokowi Saksikan kesepakatan Kraktau Steel dan Posco
Foto: Dok. BPMI Setpres
Jakarta -

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menandatangani kerja sama Kementerian Investasi/BKPM dengan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk yang diwakili oleh Silmy Karim selaku Direktur Utama dan Posco yang diwakili oleh Kim Hag-Dong selaku CEO Posco.

Penandatanganan kerja sama ini disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Kerja sama antara Kementerian Investasi/BKPM dengan Krakatau Steel dan Posco ini dilakukan dalam rangka fasilitasi rencana perluasan kapasitas produksi dan produksi baja otomotif untuk kendaraan listrik dengan total rencana investasi mencapai US$ 3,5 miliar atau Rp 52,5 triliun (kurs Rp 15.000/US$) dan akan dimulai pada tahun 2023 mendatang.

Selain itu, kerja sama ini juga dilakukan dalam rangka fasilitasi rencana proyek pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN). Bahlil menyambut baik adanya kerja sama ini dan berharap perluasan investasi yang dilakukan akan berjalan sesuai rencana sehingga dapat berkontribusi untuk mendorong peningkatan produksi baja otomotif di Indonesia serta mempercepat terwujudnya pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Bahlil juga memastikan fasilitas Kementerian Investasi/BKPM terkait dengan proses perizinan dan insentif yang akan diberikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Saya sangat senang dengan komitmen dari PT KS dan Posco untuk investasinya di Indonesia. Perluasan investasi ini pastinya akan berkontribusi besar pada pertumbuhan industri baja di Indonesia ke depan. Kami akan fasilitasi dan beri dukungan penuh agar proyek ini berjalan lancar. Izin akan kami bantu urus. Kalau ada masalah, jangan ragu untuk laporkan kepada kami," ujar Bahlil dalam keterangan tertulis, Kamis (28//7/2022).

Bahlil juga menekankan, meski mendapat dukungan dari sisi perizinan dan insentif, ada kewajiban untuk melakukan kolaborasi dengan pengusaha lokal dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah. Keterlibatan pelaku UMKM dalam proyek kerja sama ini juga dipastikan oleh Kementerian Investasi/BKPM, dengan tetap memperhatikan kapabilitas dan kapasitas pengusaha lokal sebagai rantai pasok dan pemasok potensial.

Di halaman berikutnya respons Dirut Krakatau dan CEO Posco. Langsung Klik

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT