ADVERTISEMENT

IMIS 2022 Beres Digelar, RI Siap Sambut Investor Asing

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Jumat, 02 Sep 2022 13:16 WIB
Ilustrasi manufaktur
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Indonesia Manufacturing Investment Summit diselenggarakan Pada tanggal 31 Agustus 2022 kemarin. Indonesia Manufacturing Investment Summit yang diselenggarakan oleh Shan Hai Map bersama Yard Zeal Real Estate beserta China Unicom (Indonesia), J&T Cargo, China-Indonesia Business Council, dan Ruby Steel itu diadakan di Pullman Hotel Jakarta.

Tujuan dari KTT ini adalah untuk mempromosikan kebijakan investasi di Indonesia dan mempromosikan pengembangan industri manufaktur Indonesia untuk membantu perusahaan China memahami proses dan prosedur untuk mendirikan pabrik di Indonesia, dan untuk meningkatkan efisiensi pendaratan perusahaan, mempromosikan kawasan industri berkualitas tinggi dan menarik.

Direktur Jenderal Kementerian Investasi Indonesia (ASEAN, Asia Selatan, dan Afrika) dan Direktur Jenderal Kementerian Perindustrian (Industri dan bursa internasional) telah bertukar membagi sudut pandang mereka kepada para hadirin. Ketua Asosisasi China - Indonesia juga ikut serta dalam menyampaikan sudut pandang mereka di acara ini.

Konferensi ini telah mendapat perhatian luas dari kalangan bisnis Cina dan Indonesia, dengan lebih dari 900 peserta dan lebih dari 600 perusahaan yang berpartisipasi, termasuk lebih dari 70 kawasan industri di Indonesia, seperti Jababeka, Kawasan Industri Kendal, Deltamas, JIIPE dan kawasan industri terkenal Indonesia lainnya. Dan ada beberapa perusahaan luar negeri seperti Conch Cement, Julong Group, Taigang Group, Yili, Mengniu, Lianfa Textile, Hengtong Group, Zhijing Precision serta perusahaan lainnya.

Banyak perusahaan yang datang dan berbagi informasi penting dan sangat bermanfaat, termasuk pemerintah Indonesia, Shan Hai Map, kawasan industri, dan perusahaan manufaktur yang sudah berbisnis di Indonesia.

"Indonesia Manufacturing Investment Summit yang berlangsung selama satu hari itu berakhir dengan sukses. Meski jumlah peserta terbatas karena wabah, suasana acara di lokasi sangat meriah usai sharing, menyatakan bahwa kami telah belajar banyak dari pertemuan ini, ini adalah perjalanan yang berharga, dan kami menantikan pertemuan berikutnya.

Kami juga mengungkapkan keyakinannya terhadap masa depan industri manufaktur di Indonesia, percaya bahwa tahun depan akan menjadi tahun ketika perusahaan-perusahaan China berinvestasi di industri manufaktur Indonesia, yang akan sangat meningkatkan tingkat manufaktur Indonesia dan memecahkan sejumlah masalah ketenagakerjaan lokal di Indonesia.

Zhang Ping, Founder dari Shan Hai Map, percaya bahwa dengan semakin eratnya hubungan antara China dan Indonesia, semakin banyak perusahaan China pasti akan masuk ke Indonesia!

Sekali lagi terima kasih kepada perusahaan-perusahaan berikut atas dukungan besar mereka terhadap acara ini: China Unicom, J&T Cargo, China-Indonesia Business Council, Ruby Steel, kata Zhang Ping

Pada saat yang sama, kami ingin mengucapkan terima kasih khusus kepada media yang bekerja sama dalam mensukseskan acara ini, dan semua peserta atas dukungan dan partisipasi aktif mereka selama persiapan dan penyelenggaraan acara, Shan Hai Map dan Yard Zeal Real Estate akan terus memberikan informasi terbaru dan mengadakan pertemuan yang lebih baik ke depannya, Ucap Zhang Ping founder dari Shan Hai Map

(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT