Perusahaannya Dicaplok Kalbe, Karyawan Sanofi Ogah Lanjut Kerja

ADVERTISEMENT

Perusahaannya Dicaplok Kalbe, Karyawan Sanofi Ogah Lanjut Kerja

Ilyas Fadilah - detikFinance
Senin, 26 Sep 2022 14:25 WIB
Resign
Foto: Lutfi Syahban/Tim Infografis
Jakarta -

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) akan mengakuisisi 80% saham PT Aventis Pharma atau Sanofi Indonesia yang ditargetkan selesai Oktober 2022. Kalbe Farma bakal membeli kepemilikan saham Sanofi Aventis Participations dan Hoechst GMBH.

Ketiga pihak telah menandatangani perjanjian pembelian saham (share purchase agreement) pada 22 Juli 2022. Atas pengambilalihan tersebut, para pekerja menyatakan tidak bersedia melanjutkan hubungan kerja.

Dilansir dari keterangan tertulis Sadewa Lawfirm & Partners sebagai kuasa hukum karyawan Sanofi, Senin (26/9/2022), sesuai ketentuan UU No 11/2020 Tentang Ciptakerja Bab IV Ketenagakerjaan pasal 154A ayat 1 huruf a, perusahaan wajib memberikan hak para pekerja sesuai ketentuan UU No 11/2020 Tentang Ciptakerja Bab IV Ketenagakerjaan pasal 156 dengan dasar hitungan pasal 157.

Adapun hak yang dituntut karyawan adalah surat kesepakatan pengakhiran hubungan kerja, surat keterangan kerja, hak pesangon, hak pensiun, dan hal-hal lain sesuai perjanjian kerja bersama yang relevan berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku.

Sadewa Lawfirm & Partners melalui Sholakudin S.H.I, telah menyampaikan surat untuk menyelesaikan perkara pemenuhan hak akibat pengambilalihan perusahaan. Menurutnya pekerja menolak melanjutkan hubungan kerja dan memohon penyelesaian terkait Pemutusan Hubungan kerja.

Namun sampai saat ini belum ada jawaban dan respon dari perusahaan dan manajemen PT Sanofi-Aventis. Kuasa hukum menyayangkan sikap manajemen yang tidak memberikan respon.

Tim kuasa hukum mengatakan, menurut Amanah UU No 40 tahun 2007 yang mengatur mengenai perseroan terbatas, kepentingan pekerja wajib diperhatikan dalam proses pengambilalihan yang terjadi.

"Pada dasarnya hak dari karyawan sudah jelas diatur dalam UU Cipta Kerja dan dari PKB PT Sanofi-Aventis sendiri, Kami selaku kuasa hukum meminta kepada perusahaan agar segera menyelesaikan hak Pekerja yang terdampak pengambilalihan tersebut," kata Sholakudin.

Menurutnya hal tersebut demi kemaslahatan dan sebagai jaminan bagi kehidupan para karyawan. Apalagi banyak karyawan yang telah mengabdi kepada perusahaan lebih dari 10 tahun sampai 20 tahun.

Kuasa hukum juga menghimbau Serikat Kerja PT Sanofi-Aventis untuk aktif mengikuti proses pengambilalihan demi kepentingan pekerja atas pengabdiannya sampai saat ini, dan demi hak pekerja yang wajib dipenuhi oleh pihak perusahaan.

(dna/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT