Genjot Industri Kendaraan Listrik, MIND ID Borong Motor Listrik Buatan WIKA

ADVERTISEMENT

Genjot Industri Kendaraan Listrik, MIND ID Borong Motor Listrik Buatan WIKA

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 19 Okt 2022 09:37 WIB
Motor Listrik Gesits Digunakan di Istana Kepresidenan
Gesits/Foto: Youtube Sekretariat Presiden
Jakarta -

Pemerintah mendorong penggunaan kendaraan listrik demi tercapainya target net zero emission. Berangkat dari program itu, BUMN juga keroyokan bekerja sama untuk menggenjot penggunaan kendaraan listrik di tanah air.

Holding BUMN Tambang MIND ID bekerja sama dengan PT Wijaya Karya lewat cucu usahanya PT WIKA Industri Manufaktur (WIMA) dalam hal mendukung program percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai. MIND ID membeli 48 unit sepeda motor listrik buatan WIMA, Gesits.

"Kerjasama ini sebagai bentuk sinergi dan kolaborasi untuk mendukung dan mewujudkan tujuan bersama, yaitu energi yang lebih ramah lingkungan. Selain itu juga sejalan dengan komitmen MIND ID dalam mendukung percepatan Kendaraan Berbasis Listrik di Indonesia," ujar Direktur Pengembangan Usaha MIND ID, Dilo Seno Widagdo dalam keterangan resminya, Rabu (19/10/2022).

Selain itu, untuk mendukung Ekosistem Kendaraan Listrik berbasis Baterai ini juga dibuktikan dengan ditunjuknya PT Indonesia Batery Company (IBC) untuk melakukan join studi dengan Arrival Ltd, Perusahaan asal Inggris yang bergerak di bidang microfactory EV sejak 2015, melalui penandatanganan Nota Kesepahaman yang dilakukan September lalu di Inggris yang disaksikan langsung oleh Menteri BUMN, Erick Tohir.

Penandatanganan Nota Kesepahaman ini mencakup Studi Pasar dan kelayakan Proyek untuk ekspansi bisnis kendaraan listrik, kelayakan Proyek pasok Aluminium dan pasok Baterai untuk ekspansi bisnis EV di wilayah Asia Pasific.

MIND ID bersama Inalum akan ditunjuk sebagai Global Supply Chain Aluminium dan MIND ID Bersama IBC sebagai Global Supply Chain Battery. MIND ID dan ARRIVAL akan bersama mengembangkan Micro Factory untuk Commercial EV di Indonesia dan Southeast Asia dengan target market Commercial EV untuk "developing countries" yang akan berpusat di Jakarta - Indonesia.

Pembangunan dan investasi microfactory Arrival di Indonesia mendukung program pemerintah dalam menarik investor asing melakukan investasi di dalam negeri.

"Kerja sama ini sebagai bentuk komitmen nyata MIND ID dalam mewujudkan Kendaraan Listrik berbasis Baterai. Selain hal ini, Kerjasama ini tentunya juga sebagai bentuk hilirisasi pengembangan industri Aluminium dan Nikel di Indonesia," tutup Dilo.



Simak Video "Pemerintah Beri Subsidi Harga Motor Listrik, Siapa yang Untung?"
[Gambas:Video 20detik]
(hal/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT