Produsen Flurin DMP Tegaskan Obat Sirupnya Tak Pakai Bahan EG dan DEG

ADVERTISEMENT

Produsen Flurin DMP Tegaskan Obat Sirupnya Tak Pakai Bahan EG dan DEG

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Senin, 31 Okt 2022 10:05 WIB
Ilustrasi obat sirup
Obat Sirup Flurin/Foto: Getty Images/iStockphoto/simarik
Jakarta -

PT Yarindo Farmatama selaku produsen obat Flurin DMP Sirup buka suara terkait temuan BPOM yang menyebut obat dengan nomor izin edar DTL0332708637A1, kemasan dus, botol plastik @60 ml ini mengandung cemaran Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) di luar ambang batas.

Manager Bidang Hukum PT Yarindo Farmatama Vitalis Jebarus mengatakan selama 20 tahun diproduksi, obat sirup Flurin DMP tak pernah bermasalah.

"Selama hampir 20 tahun produk Flurin DMP yang di produksi PT. Yarindo Farmatama tidak pernah bermasalah dan tidak pernah ada keluhan dari masyarakat yang mengkonsumsinya," ungkap Vitalis dalam keterangan resminya, ditulis Senin (31/10/2022).

Vitalis mengatakan, mengenai adanya kandungan Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG yang dianggap berbahaya bagi kesehatan, PT Yarindo Farmatama menjelaskan pihaknya tidak pernah mencampurkannya ke dalam Flurin DMP.

"Baru pertama kali ini kami mendapatkan informasi bahwa obat tersebut bermasalah. Perlu kami jelaskan bahwa Flurin DMP sama sekali tidak menggunakan zat pelarut Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG). Sepengetahuan kami dari berbagai berita yang beredar, tidak ada satupun korban gagal ginjal akut yang menggunakan Flurin DMP," kata Vitalis.

Vitalis Jebarus juga mengkonfirmasi jika PT. Yarindo Farmatama tidak pernah memesan zat pelarut Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG dalam bentuk apapun dan setiap barang yang datang dari supplier telah diperiksa oleh bagian gudang sesuai dengan protap yang telah dibuat seperti bentuk kemasan, label, surat jalan, yang disesuaikan dengan PO, Certificate Of Analysis (COA) dan hal - hal lainnya.

"PT Yarindo Farmatama mendukung penuh upaya Pemerintah Indonesia, BPOM, dan Kepolisian untuk menemukan sumber permasalahan dari kasus cemaran EG dan DEG ini. Kami selalu memastikan kualitas bahan baku, bahan pelarut, proses produksi dan distribusi seluruh lini produk kami sesuai standard dan sudah mendapat izin edar resmi dari BPOM," lanjut Vitalis.

Sebelumnya, kasus produk obat Flurin DMP buatan PT Yarindo Farmatama sangat mirip dengan produk obat buatan PT Konimex, yakni Termorex Sirup 60ml. Baik Flurin DMP dan Termorex Sirup, sama-sama menjadi produk obat yang diduga mempunyai cemaran Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) yang melebihi ambang batas.

Sebelumnya, PT Konimex juga sudah mengklarifikasi jika produk Termorex Sirup 60ml, tidak menggunakan Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) dalam proses pembuatannya.

"PT Konimex menyatakan bahwa seluruh obat dalam bentuk sirup yang kami produksi tidak menggunakan bahan baku EG dan DEG," kata CEO PT Konimex Rachmadi Joesoef beberapa hari yang lalu.

(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT