Top! RI Kerja Sama dengan Ceko Garap Kendaraan Tempur

ADVERTISEMENT

Top! RI Kerja Sama dengan Ceko Garap Kendaraan Tempur

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Kamis, 10 Nov 2022 18:03 WIB
Indo Defence 2022 Expo & Forum kembali digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (2/11). Ratusan perusahaan alutsista dari seluruh dunia memeriahkan pameran tersebut.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Pameran dua tahunan teknologi pertahanan Indo Defence Expo & Forum di JIEXPO Kemayoran Jakarta telah berakhir pada Sabtu (5/11). Kegiatan yang diselenggarakan sejak tahun 2004 ini merupakan pameran terbesar di Asia Tenggara untuk industri pertahanan dan menjadi salah satu eksibisi terbaik dalam kalender dunia.

Selain menampilkan produk keamanan dan militer, pameran ini juga menampilkan teknologi penerbangan dan laut paling mutakhir dari berbagai pabrikan di seluruh dunia.

Dalam rangkaian kegiatan yang diprakarsai oleh Kementerian Pertahanan tersebut, holding industri pertahanan dalam negeri Republikorp melakukan perjanjian kerja sama dengan Excalibur Army, Republik Ceko untuk lisensi produksi kendaraan PATRIOT II 4x4 di Indonesia.

"Kerjasama ini tentunya adalah kelanjutan dari HoA yang kami tanda tangani di tahun 2018, ini adalah bukti konkret bahwa kemitraan ini saling menguntungkan dan sustainable, ini adalah lompatan tinggi dalam industri pertahanan kita," tutur Chairman & Founder Republikorp Norman Joesoef, Kamis (10/11/2022).

Republikorp adalah perusahaan holding industri pertahanan yang bergerak di bidang inovasi dan produksi alat teknologi militer seperti kapal perang, kendaraan tempur, senapan serbu, dan drone kamikaze.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto turut mengunjungi stan Republikorp didampingi oleh Dirjen Pothan Kemhan RI Mayjen TNI Dadang Hendrayudha.

Dalam hal ini Prabowo ingin memastikan bahwa alih teknologi dan produksi alutsista dapat dilakukan di Indonesia. Sementara penandantangan akta kerjasama tersebut disaksikan langsung oleh Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia Letjen TNI Muhammad Herindra dan Wakil Menteri Pertahanan Cekoslovakia Daniel BlaĆŸkovec.

(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT