COVID Meledak Lagi di China, Aktivitas Pabrik Babak Belur

ADVERTISEMENT

COVID Meledak Lagi di China, Aktivitas Pabrik Babak Belur

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 02 Jan 2023 09:55 WIB
Masker sangat dibutuhkan di tengah meningkatnya lagi kasus COVID-19 di China. Yuk lihat proses pembuatan masker di negeri tirai bambu tersebut.
Foto: Hao Qunying/VCG via Getty Images
Jakarta -

Kegiatan pabrik di China mengalami penurunan selama 3 bulan berturut-turut hingga Desember 2022, ini menjadi penurunan paling tajam dalam 3 tahun. Hal itu terjadi karena kasus COVID yang menyebar pada jalur produksi di negara tersebut.

Dikutip dari Reuters, Senin (2/1/2023), Biro Statistik Nasional mencatat, purchasing manager's index (PMI) mengalami penurunan menjadi 47,0 atau turun dibanding bulan November yang berada di posisi 48,0.

Angka 50 sendiri menjadi batas kontraksi PMI. Penurunan tersebut merupakan yang terbesar sejak awal pandemi pada Februari 2020.

Data tersebut memberikan gambaran resmi di sektor manufaktur China setelah mencabut pengetatan pada awal Desember. Secara kumulatif diperkirakan kasus COVID mencapai 18,6 juta pada Desember. Hal ini mengacu perkirakan perusahaan data kesehatan Airfinity yang berbasis di Inggris.

Analis mengatakan, lonjakan kasus dapat menyebabkan kurangnya tenaga kerja dan meningkatkan gangguan pada rantai pasok.

Reuters melaporkan, Tesla berencana mengurangi jadwal produksi pada pabriknya di Shanghai pada bulan Januari. Kemudian, memperpanjang pengurangan produksi hingga tahun depan.

Permintaan yang melemah di balik kekhawatiran resesi global, inflasi dan perang Ukraina memperlambat ekspor China. Hal ini berdampak pada sektor manufaktur secara besar-besaran dan menghambat pemulihan ekonomi.

"Jadi meskipun China membuka diri, manufaktur masih akan melambat karena perekonomian dunia lainnya sedang melambat. Pabrik akan memiliki pekerja, tetapi mereka tidak akan mendapat pesanan," kata Cameron Johnson, mitra di Tidalwave Solusi, perusahaan konsultan supply chain.



Simak Video "Luhut Makin Gencar Rayu Tesla Masuk RI: Mereka Mau Lari ke Mana?"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/ang)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT