Karyawan Lab Swab Antigen-PCR Ketar-ketir saat PPKM Dicabut

ADVERTISEMENT

Karyawan Lab Swab Antigen-PCR Ketar-ketir saat PPKM Dicabut

Aulia Damayanti - detikFinance
Senin, 02 Jan 2023 10:55 WIB
COVID-19 swab collection kit in doctor hands, nurse holds tube of coronavirus PCR test on black background. Concept of corona virus diagnostics, medical testing and cure during coronavirus pandemic.
Foto: Getty Images/iStockphoto/scaliger
Tangerang Selatan -

Nasib bisnis swab antigen dan PCR menjadi tanda tanya, saat pemerintah resmi mencabut ketetapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Karyawan atau petugas kedua layanan tersebut pun mengaku khawatir.

Seperti salah satu petugas drive thru swab antigen dan PCR di Pamulang, Tangerang Selatan. Ia memprediksi ke depan permintaan dua layanan itu akan semakin berkurang.

"Di sini fokusnya memang layanan antigen dan PCR, kalau ada kebijakan itu ya pasti masyarakat juga nggak khawatir lagi ya semakin sedikit nanti yang swab. Kasus kan juga sedikit ya, kita senang juga. Khawatir tutup atau nggak, tapi permintaan pasti ada hanya sedikit. Sebagian dari kita tapi nanti gimana, atau jadi petugas kesehatan di tempat lain," tuturnya kepada detikcom Senin (2/1/2023).

Sementara saat ini menurutnya permintaan swab antigen dan PCR masih tetap ada untuk berbagai keperluan. Paling banyak menurutnya keperluan kantor yang mungkin habis dari luar kota atau terpapar.

"Kantor biasanya paling banyak, habis dari luar kota. Atau yang sakit atau terpapar yang positif itu masih ada permintaan," ujarnya.

Sementara di tempat berbeda, petugas layanan antigen dan swab di Dokter 24 jam Ciputat mengaku tidak khawatir akan kebijakan PPKM. Menurutnya permintaan swab masih akan tetap ada, kemudian fokus dari layanan dokter itu juga tidak pada swab saja.

"Khawatir sih nggak ya, kayaknya permintaan swab juga masih banyak walaupun nggak sebanyak tahun lalu. Fokus kita nggak swab antigen aja layanannya di sini," tuturnya.

Menurut dia, per hari untuk permintaan antigen sendiri bisa 20 sampai 30 tindakan. Kasus positifnya sudah berkurang juga.

"Permintaan antigen saja kita masih banyak ko setiap harinya bisa 20 atau 30 orang per hari. Kebanyakan dari karyawan," tutupnya.

Sebagai informasi, berdasarkan pantauan detikcom, situasi layanan swab antigen dan PCR memang tidak seperti situasi tahun lalu atau awal pandemi. Salah satu tempat swab di daerah Pamulang, Tangerang Selatan terpantau sepi konsumen. Lokasinya tempat di pinggir jalan kawasan Puspiptek.

Tempat pukul 08.30 WIB, terlihat hanya 3 konsumen yang melakukan swab antigen atau PCR. Kursi-kursi yang disediakan juga kosong. Padahal tahun lalu, tempat drive thru swab ini bisa antre sampai ke jalan raya.

Simak video 'PPKM Dicabut, Jokowi: Bukan Untuk Gagah-gagahan!':

[Gambas:Video 20detik]



(ada/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT