Luhut Bakal Panggil PT GNI Buntut Insiden Bentrokan Maut

ADVERTISEMENT

Luhut Bakal Panggil PT GNI Buntut Insiden Bentrokan Maut

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 16 Jan 2023 12:35 WIB
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menyampaikan paparan pada pertemuan The 4th Indonesia Fintech Summit yang diprakarasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BI, AFTECH, dan AFPI di Bali, Kamis (10/11/2022). OJK bersama pemerintah dan pelaku industri finansial teknologi berkomitmen terus mendukung peran industri fintech dalam mempromosikan pertumbuhan ekonomi nasional dan mendukung stabilitas keuangan nasional serta memberikan perlindungan optimal kepada masyarakat pengguna layanan fintech serta ekosistemnya. ANTARA FOTO/HO/Humas OJK/wpa/tom.
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Foto: ANTARA FOTO/HUMAS OJK)
Jakarta -

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) akan memanggil manajemen PT Gunbuster Nickel Industry (GNI). Pemanggilan ini terkait dengan adanya insiden bentrokan pekerja yang menimbulkan korban jiwa.

"Perusahaan akan dipanggil dan diminta secara tegas melaksanakan standar ESG dan standar K3L yang lebih baik," kata Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kemenkomarves, Septian Hario Seto kepada detikcom, Senin (16/1/2023).

Rencananya, kementerian yang dinahkodai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan ini akan memanggil perusahaan pekan depan.

"Minggu depan," katanya saat dikonfirmasi.

Menurutnya, bentrokan yang terjadi di PT GNI sangat disayangkan. Dia mengatakan, komunikasi dua arah antara pekerja dan perusahaan perlu ditingkatkan.

"Komunikasi dua arah yang lebih baik dari serikat pekerja dan pihak perusahaan perlu ditingkatkan," katanya.

Ia juga meminta perusahaan agar lebih memperhatikan tuntutan para pekerja.

"Perusahaan juga perlu lebih memperhatikan tuntutan serikat pekerja (yang sudah official), diskusi dan diambil konsensus bersama," ujarnya.

Lihat video 'Suasana Ngeri Bentrok WNA-WNI di PT GNI Morowali Utara, 2 Orang Tewas':

[Gambas:Video 20detik]



(acd/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT