AS & Iran Damai, Pasokan Bahan Baku Plastik RI Normal Lagi?

AS & Iran Damai, Pasokan Bahan Baku Plastik RI Normal Lagi?

Retno Ayuningrum - detikFinance
Kamis, 18 Jun 2026 13:55 WIB
Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza
Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza/Foto: Aulia Damayanti/detikcom
Jakarta -

Kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran dinilai dapat membawa angin segar bagi industri dalam negeri. Salah satu yang sempat terdampak dari terganggunya jalur Selat Hormuz, yakni ketersediaan pasokan bahan baku plastik.

Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza mengatakan, kondisi pasokan bahan baku plastik untuk kebutuhan industri belum bisa dikatakan aman. Namun, ia memastikan kuantitasnya saat ini sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan produksi.

"Belum bisa disebut aman, tapi untuk memenuhi kebutuhan produksi sudah aman," ujarnya di Kemenperin, Jakarta Selatan, Kamis (18/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, sejumlah sektor terdampak akibat krisis Selat Hormuz yang disebabkan oleh eskalasi konflik Timur Tengah yang memicu kelangkaan bahan baku, seperti nafta untuk plastik hingga amonia untuk pupuk, namun Faisol mengatakan, kini sudah berhasil diatasi. Bahkan saat ini belum ada keluhan yang datang dari pelaku usaha ke Kemenperin.

ADVERTISEMENT

"Nggak (ada keluhan dari pelaku usaha) sekarang sudah membaik semuanya. Sekarang sudah tertangani," terang ia.

Membaiknya situasi ini tidak lepas dari kesepakatan damai antara Iran dan AS. Namun, pihaknya akan melakukan mitigasi jika terjadi kondisi serupa terjadi lagi.

"Tapi dari pengalaman yang kemarin kita juga masih memitigasi supaya ada kalau terjadi situasi baru di tingkat global ini bagaimana kami menyikapinya. Tapi dengan kabar bahwa Iran dan Amerika sudah menemukan titik temu, saya kira ini akan membaik," imbuhnya.

Lihat juga Video: Sah! Trump Teken Kesepakatan Damai dengan Iran di Tengah KTT G7

(rea/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads